Polemik Rp400 Juta Murni Masalah Pribadi Pelaku dan Korban, Pengacara Pastikan Tak Ada Kaitan dengan Gubernur JambiSumber: JambiLink.id
Jambi - Publik belakangan ini dihebohkan dengan isu liar di media sosial terkait dugaan uang Rp400 juta yang mencoba menyeret-nyeret nama Gubernur Jambi untuk pengurusan mendapatkan jabatan tertentu. Merespons rumor tak berdasar tersebut, pihak kuasa hukum akhirnya turun gunung untuk membongkar fakta sebenarnya sekaligus membersihkan nama baik sang kepala daerah.
Pengacara Elas Anra Dermawan, S.H., selaku kuasa hukum dari pihak yang diduga terlibat dalam persoalan tersebut, angkat bicara. Ia dengan tegas membantah spekulasi liar yang mengaitkan kasus kliennya dengan Gubernur Jambi.
"Permasalahan ini telah diselesaikan sendiri oleh klien kami dan korban. Tidak ada kaitan apapun dengan Gubernur Jambi, dan hal tersebut murni merupakan persoalan pribadi dari klien kami," tegas Elas Anra Dermawan memberikan klarifikasi.
Elas sangat menyayangkan adanya narasi framing dari oknum tak bertanggung jawab yang mencoba 'menggoreng' isu privat ini ke ranah politik pemerintahan. Menurutnya, penyebutan nama Gubernur Jambi tanpa dasar dan bukti yang jelas sangat merugikan dan murni merupakan opini sesat.
Sang pengacara memastikan bahwa persoalan uang Rp 400 juta tersebut sudah clear dan berakhir damai secara kekeluargaan antara kliennya dan pihak korban.
Oleh karena itu, ia mewanti-wanti masyarakat dan warganet agar lebih cerdas dan bijak dalam mencerna informasi yang berseliweran di media digital. Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh isu hoaks yang sengaja diciptakan untuk menjatuhkan kredibilitas pihak tertentu.
"Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing dengan berbagai spekulasi yang beredar. Pihak-pihak terkait telah sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai," tambahnya.
Dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak kuasa hukum ini, polemik isu Rp 400 juta dipastikan tutup buku. Fakta membuktikan bahwa masalah ini 100 persen adalah urusan privat antar-individu, yang sama sekali tak punya sangkut paut dengan sosok maupun jabatan Gubernur Jambi.
Sebelumnya, ada laporan terhadap seorang ibu rumah tangga terkait persoalan uang berkaitan dengan seleksi jaksa. Si pelaku dituding menjual nama gubernur sehingga korban percaya dan memberikan sejumlah uang untuk dapat meloloskan menjadi jaksa. Namun, masalah ini telah dituntaskan secara kekeluargaan.
Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi sudah angkat bicara terkait adanya dugaan penipuan yang menjanjikan kelulusan menjadi jaksa dengan imbalan sejumlah uang. Menanggapi hal tersebut, Kejati Jambi menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan calon Jaksa maupun Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Kejaksaan dilakukan secara terbuka, transparan, dan sesuai prosedur resmi yang berlaku.(10/05/2026)
Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi melalui Kasi Penerangan Hukum, Nolly Widjaja menjelaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat pembukaan rekrutmen CASN di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
“Apabila nantinya ada proses penerimaan CASN, informasi resmi akan diumumkan secara terbuka melalui website resmi Kejaksaan dan kanal informasi resmi lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh tahapan penerimaan aparatur di lingkungan Kejaksaan dilaksanakan melalui mekanisme yang ketat dan sesuai ketentuan, mulai dari seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga tahapan lanjutan lainnya.
“Tidak ada jalur khusus, titipan, maupun mekanisme di luar prosedur resmi dalam proses penerimaan aparatur di lingkungan Kejaksaan,” tegasnya.
Kejati Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku dapat meloloskan seseorang menjadi jaksa ataupun pegawai Kejaksaan melalui jalur tertentu dengan meminta sejumlah imbalan.(*)
Polemik Rp400 Juta Murni Masalah Pribadi Pelaku dan Korban, Pengacara Pastikan Tak Ada Kaitan dengan Gubernur Jambi
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
Rupiah Tembus Rp17.500, Purbaya: Ekonomi Kita Tak Akan Seburuk Krisis 1998
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Warga Bondong-bondong Cari Untung di Money Changer
Update Haji 2026: Layanan Kesehatan Jemaah Diperkuat & Stok Hewan Kurban Aman
1
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




