Saat BPJS Warga Dipersoalkan, Kamera Rp132 Juta Justru Masuk APBDSumber: Koranbanjar.com
Di tengah sorotan terhadap pembiayaan BPJS bagi warga kurang mampu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin justru menganggarkan pengadaan kamera senilai Rp132 juta dalam APBD. Kebijakan tersebut memantik pertanyaan publik mengenai skala prioritas belanja daerah, terutama ketika sejumlah kebutuhan dasar masyarakat dinilai belum tertangani optimal.
BANJARMASIN, koranbanjar.com – Pengadaan dua unit kamera pada Bagian Umum Setdako Banjarmasin itu masing-masing memiliki pagu sekitar Rp66 juta per unit. Nilai tersebut dinilai cukup tinggi untuk ukuran perangkat dokumentasi kantor pemerintahan.
Pengamat kebijakan publik Kalimantan Selatan, Noorhalis Majid, mempertanyakan urgensi pembelian kamera dengan nilai ratusan juta rupiah tersebut, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Saat BPJS Warga Dipersoalkan, Kamera Rp132 Juta Justru Masuk APBD
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
1
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




