Kecelakaan Beruntun di PLTU Ketapang: Jejak K3 yang Dipertanyakan, Negara yang Terlihat AbsenSumber: Suaraindo.id
Suaraindo.id – Kecelakaan kerja di kawasan PLTU Sukabangun, Kabupaten Ketapang, kembali menjadi sorotan publik. Rentetan insiden dalam dua tahun terakhir memunculkan pertanyaan serius terkait penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta efektivitas pengawasan dari pihak berwenang.
Pada 21 Januari 2026, dua pekerja dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pembersihan cerobong pembangkit. Setahun sebelumnya, April 2025, seorang pekerja bernama Adam Subarkah juga tewas setelah terjatuh dari ketinggian di area turbin. Dua peristiwa berbeda waktu, namun terjadi di lokasi yang sama dengan jenis pekerjaan berisiko tinggi.
Rangkaian kejadian ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik tidak lagi sekadar mempertanyakan kronologi, melainkan mengapa pola kecelakaan serupa terus berulang tanpa kejelasan penyelesaian.
Kecelakaan Beruntun di PLTU Ketapang: Jejak K3 yang Dipertanyakan, Negara yang Terlihat Absen
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
1
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




