Makna Lilin Imlek dan Ketekunan Perajin di Punggur Kecil, Pesanan Turun namun Produksi Tetap JalanSumber: Suarapontianak.com
Aktivitas perajin lilin imlek di salah satu rumah produksi yang terus membuat lilin sepanjang tahun.SUARAPONTIANAK/SKKubu Raya (Suara Pontianak) – Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan ornamen bernuansa merah dan emas. Salah satu yang paling khas adalah lilin berukuran besar yang dinyalakan di rumah maupun tempat ibadah. Bagi masyarakat Tionghoa, lilin Imlek bukan sekadar penerangan, melainkan simbol harapan, doa, serta keberuntungan menyambut tahun yang baru.
Menjelang perayaan Imlek, kesibukan terlihat di rumah produksi lilin milik Susanto di Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya. Tumpukan lilin merah berbagai ukuran tertata rapi, sementara proses pencetakan dan pengemasan terus berlangsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Susanto menuturkan, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, permintaan biasanya meningkat signifikan. Namun pada tahun 2026 ini, ia mengakui terjadi penurunan minat pembeli dibandingkan tahun sebelumnya.
Makna Lilin Imlek dan Ketekunan Perajin di Punggur Kecil, Pesanan Turun namun Produksi Tetap Jalan
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
1
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




