Kaspersky Security Scan Klaim Mampu Temukan Malware yang Sering Terlewat Pemindai Lain

Senin, 15 April 2013 | 12:35 WIB
HS
B
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: B1
Bos Kaspersky Lab, Yevgeny Kaspersky.
Bos Kaspersky Lab, Yevgeny Kaspersky. (RIAnovosti)

Jakarta - Utilitas gratis dari Kaspersky Lab, Kaspersky Security Scan --yang didesain untuk mendiagnosis status keamanan komputer-- mengklaim mampu mendeteksi malware yang sering luput dari pemindai keamanan komputer lain.

Teknologi antimalware yang ada di dalam Kaspersky Security Scan sudah digunakan ribuan komputer di dunia untuk mendeteksi virus dan Trojan (malware) aktif.

Oleg Ishanov, Director of Anti-Malware Research Kaspersky Lab mengatakan, semua pengembang solusi keamanan modern komersial dan gratis akan berusaha meyakinkan penggunanya bahwa produk mereka mampu menjamin keamanan komputer pengguna.

"Kenyataannya, hal ini tidak selalu benar, seperti yang ditemukan Kaspersky Lab dalam survei pada awal 2013 lalu, bahkan solusi populer yang telah diuji coba bisa luput mendeteksi program malware berbahaya dan gagal memberi tahu pengguna akan adanya ancaman di komputer mereka," ucapnya di Jakarta, Senin (15/4).

Sebagai contoh, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kaspersky Lab, pihak mereka menemukan Trojan yang dikenal dengan nama ZAccess di sejumlah besar komputer yang menggunakan solusi keamanan vendor lain.

Begitu ter-install, program berbahaya ini bisa mengunduh modul ekstra untuk melakukan berbagai kegiatan merugikan, misalnya menampilkan hasil pencarian palsu, yang otomatis menuju ke tautan yang diarahkan oleh para penjahat cyber, mengunduh file berbahaya dan lain-lain.

Program berbahaya lain yang ditemukan Kaspersky Lab dari penelitian yang sama adalah Sality. Setelah berhasil menginfeksi komputer, malware ini mematikan solusi keamanan yang ter-install di dalam komputer korban dan memblokir akses ke domain situs keamanan vendor.

Untuk mencegah penghapusan manual virus ini, seluruh usaha untuk menggunakan Windows Task Manager dan Registry Editor juga diblokir oleh malware ini. Setelah masuk, program ini mengunduh beberapa modul berbahaya lain, misalnya modul untuk mencuri data rahasia dari komputer korban (termasuk login dan password atas beberapa akun di berbagai layanan situs), modul untuk mengirim spam, dan modul untuk mengubah komputer korban menjadi tool pembuka password (brute-force password).

ZAccess dan Sality hanyalah dua dari berbagai program berbahaya yang dideteksi oleh para spesialis Kaspersky Lab pada komputer dalam penelitian di atas. Kesimpulannya sangat mengejutkan: bahkan solusi keamanan yang telah teruji coba tidak bisa menjamin keamanan total komputer dan membutuhkan solusi keamanan kedua (second opinion solution).

Solusi keamanan kedua (Second opinion solution)
Kaspersky Security Scan adalah utilitas gratis yang khusus didesain sebagai solusi kedua yang menjalankan pengecekan ekstra pada komputer. Solusi ini melakukan pemindaian virus, Trojan, worm dan obyek berbahaya lainnya. Utilitas ini memindai sistem operasi Windows serta aplikasi lain dan mencari kerentanan dan setting yang berpotensi tidak aman lainnya, seperti pengaktifan auto-launch perangkat eksternal yang tersambung ke komputer.

Kaspersky Security Network yang berbasis awan digunakan sebagai sumber permanen informasi terkini mengenai program-program berbahaya aktif serta kerentanan; selain itu, Kaspersky Security Scan menerima update database antivirus per hari dari Kaspersky Security Network, update sama yang diterima oleh produk-produk komersial Kaspersky Lab lainnya.

Keunggulan penting Kaspersky Security Scan, utilitas ini kompatibel dengan solusi keamanan lain. Ini artinya pengguna tidak harus menginstal atau mematikan produk antimalware utama mereka sebelum melakukan pemindaian ekstra menggunakan utilitas Kaspesky Lab ini.

"Prioritas utama Kaspersky Lab adalah untuk melindungi pengguna dari ancaman cyber modern. Untuk mencapai hal ini, kami telah mengembangkan Kaspersky Security Scan, solusi kedua yang mengevaluasi tingkat perlindungan lingkungan Windows pengguna, dan mengecek apakah ada malware di dalamnya," ungkap dia.

Statistik yang dikumpulkan para pakar Kaspersky Lab menunjukkan, pengecekan demikian sangat relevan, bahkan pada komputer yang memiliki solusi keamanan dari vendor terkenal.

Utilitas gratis ini juga berguna bagi mereka yang, karena satu dan lain hal, tidak menggunakan software keamanan tetapi ingin mengecek status keamanan komputer mereka dan memastikan tidak ada infeksi pada komputer.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon