Persija Hadapi Persita, "The Jakmania" Diimbau Tertib

Rabu, 26 Juni 2013 | 12:35 WIB
HP
B
Penulis: Haikal Pasya | Editor: B1
Sebuah spanduk dibentangkan pendukung Persija Jakarta, Jakmania dan pendukung Persib Bandung Viking.
Sebuah spanduk dibentangkan pendukung Persija Jakarta, Jakmania dan pendukung Persib Bandung Viking. (Istimewa)

Jakarta - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memutuskan untuk memberikan izin keramaian pada pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (26/6).

Kepastian itu sekaligus memastikan diperbolehkannya pendukung Persija, "The Jakmania", untuk mendukung timnya berlaga.

"Ya, sudah turun izinnya. Tapi, hanya suporter Persija yang boleh hadir di stadion. Sedangkan, untuk suporter Persita tidak diperbolehkan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Selasa (25/6).

Persoalan izin melawan "Pendekar Cisadane" tersebut sempat menjadi teka-teki menyusul tragedi pelemparan bus yang membawa rombongan tim Persib Bandung yang dilakukan para pendukung Sabtu (22/6) lalu. Terkait hal itu, Rikwanto meminta pihak Persija juga dapat membantu agar suporternya bisa bertindak dengan tertib.

"Itu (pelemparan bus Persib) tetap menjadi pertimbangan. Tapi, dari pihak Persija menyatakan akan aktif membantu agar suporternya tertib," katanya.

Pemberian izin tersebut juga disampaikan ketua panitia pertandingan Persija, Hanifditya. Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihak kepolisian untuk membahas persoalan izin tersebut.

"Pertandingan melawan Persita tetap digelar di SUGBK pukul 19.00 WIB. Pertandingan itu bisa disaksikan penonton," tegasnya.

Namun, insiden yang terjadi pada akhir pekan lalu itu tetap menjadi perhatian publik. Suporter "Macan Kemayoran" pun tidak lepas dari sorotan masyarakat. Oleh karena itu, Ketua "The Jakmania" Larico Ranggamone, berharap izin yang dikeluarkan pihak kepolisian bisa benar-benar dimanfaatkan oleh suporter Persija untuk menunjukkan sikap santun dalam memberikan dukungan kepada Fabiano Beltrame cs.

Larico menyatakan bukan tidak mungkin Persija terbuang dari Jakarta jika suporter terus melakukan tindakan melanggar aturan.

"Kami mengimbau 'The Jakmania', simpatisan, atau yang mendukung Persija bisa menjaga situasi tetap aman dan terkendali. Jangan sampai mengganggu roda pemerintahan DKI Jakarta. Kalau terus melanggar, Persija bisa terusir," kata Larico.

Sementara itu, PT Liga Indonesia (LI) memutuskan untuk memajukan laga antara Persija Jakarta melawan PSPS Pekanbaru menjadi 24 Agustus mendatang. Kebijakan itu diambil menyusul penjadwalan ulang partai Persija vs Persib Bandung pada 28 Agustus. Laga melawan PSPS semula direncanakan digelar pada 26 Agustus 2013.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon