Parlemen Inggris Habiskan Rp 1,5 M untuk Renovasi 2 Toilet
Selasa, 2 Juli 2013 | 10:17 WIB
London - Tak hanya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Indonesia saja yang menghabiskan anggaran besar untuk renovasi toilet, Parlemen Inggris ternyata juga mengeluarkan anggaran selangit hingga 100.000 pounds atau sekitar Rp 1,5 miliar hanya untuk memperbaiki dua toilet yang biasa digunakan anggota parlemen dan para tamu.
Sebuah kontrak tender terbaru yang dikeluarkan oleh Parlemen Inggris menyebutkan bahwa toilet tersebut, yang pertama kali dipasang pada tahun 1937, belum pernah direnovasi selama 20 tahun. Sehingga dikatakan kondisi toilet tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi.
Dokumen tender mengatakan keadaan toilet itu sudah tidak sesuai lagi digunakan oleh orang-orang penting yang berada di gedung parlemen. Keadaan itu juga dinilai memberikan citra buruk bagi pihak Kerajaan Inggris.
Sehingga, renovasi dibutuhkan dalam waktu segera untuk memberikan standar fasilitas yang merefleksikan peninggalan sejarah dunia.
Kontrak renovasi dua toilet pria dan wanita itu mencakup satu toilet duduk dan dua toilet berdiri pria serta satu kamar kecil untuk wanita yang harganya mencapai 90.000 hingga 100.000 poundsterling.
Perbaikan tersebut juga akan termasuk memasang toilet baru untuk orang berkebutuhan khusus dan satu ruang tambahan untuk wanita serta pemasangan papan dengan standar tinggi yang disyaratkan dalam gedung parlemen.
Matthew Sinclair dari Aliansi Pembayar Pajak mengritik rencana parlemen Inggris. Menurutnya, jumlah anggaran yang dialokasikan itu terlalu mahal.
"Satu keluarga bisa membangun sebuah rumah dari anggaran sebesar itu," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




