Korban Tewas Rusuh Mesir 149, Wapres Mundur
Rabu, 14 Agustus 2013 | 23:39 WIB
Kairo - Dalam tempo beberapa jam saja, dua tenda aksi protes damai di Kairo berubah menjadi area perang berdarah Rabu (14/8) waktu setempat setelah tentara menyerbu kelompok pendukung presiden terguling Mesir Muhammad Morsi.
Setidaknya 149 orang dinyatakan tewas dalam pertikaian itu, sementara korban luka-luka mencapai 1.400 orang, menurut laporan televisi pemerintah.
Kelompok Muslim Brotherhood mengatakan 200 pendukung Morsi terbunuh dan lebih dari 8.000 orang cedera, namun di masa lalu kelompok ini sering melebih-lebihkan data dan kemudian mengoreksinya.
Dalam perkembangan lain, Wakil Presiden Urusan Luar Negeri Mohammed ElBaradei mengundurkan diri.
Otoritas Mesir mengumumkan status darurat selama satu bulan dimulai pukul 16.00 waktu setempat, dan jam malam diberlakukan sejak pukul 19.00 Rabu hingga pukul 06.00 Kamis di beberapa kota termasuk Kairo. Mereka yang melanggar terancam hukuman penjara.
Konflik meletus ketika tentara menyerbu dua tenda besar yang dipenuhi pendukung Morsi. Mereka meruntuhkan tenda dengan buldoser dan menggiring pergi para demonstran. Aksi itu rupanya mendapat perlawanan dan mereka yang menolak pergi tetap berdiri menghadap buldoser di tengah para rekan yang cedera atau tewas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




