Indonesia Juara Umum Ski Air
Jumat, 18 November 2011 | 17:16 WIB
Tim Ski Air Indonesia menjadi juara umum ski air setelah merebut 4 emas, 3 perak dan 5 perunggu.
Tim Ski Air Indonesia memang hanya sanggup menambah 2 medali perak dan 1 perunggu di nomor overall putra dan putri. Tapi hasil itu sudah cukup untuk membawa Indonesia merebut posisi sebagai juara umum ski air.
Atlet ski air putri Indonesia, Endhar Pupul Giritya menempati posisi kedua di nomor overall putri. Dari tiga kategori yang dipertandingkan yaitu Slalom, Tricks dan Jumping, Pupul memperoleh nilai 1916,92 poin. Dengan hasil tersebut, Pupul harus puas mendapatkan medali perak.
Sementara medali emas diperoleh oleh atlet ski air Filiphina Bayly Philipa Yoong setelah mengumpulkan 2499,79 poin. Sedangkan atlet ski air Singapura, Sasha Siew Hoon Christian berada diperingkat ketiga dengan nilai 1024,14 dan berhak menerima medali perunggu.
Pada bagian putra, atlet ski air Malaysia, Alexander Yoong mendapat medali emas. Alexander berhasil unggul atas dua atlet ski air Indonesia masing-masing Muhammad Zahidi Putu yang menerima medali perak serta Fajar Eka Samudra yang hanya mengoleksi medali perunggu.
Alexander mengoleksi 2777,20 poin dari tiga kategori, disusul Putu yang mengoleksi 2484,87 poin dan Fajar di tempat ketiga dengan 1366,39 poin.
Putu hanya berhasil unggul di jumping, sedangkan di kategori Slalom dan Tricks dikuasai Alexander.
Sayangnya kendati menjadi juara umum Ski Air, kontingen Indonesia gagal memenuhi target medali yang diberikan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas). Pelatih Kepala Tim Renang Indonesia, Nasir Kadir menyatakan, bahwa ski air gagal mencapai target yang diharapkan yakni 5 medali emas. Pasalnya ada satu atlet ski air putri yang cedera yakni Wiwin Purnama Sari.
"Kita memang tidak capai target karena Wiwin cedera. Kita juga berharap di overall putra, tapi gagal juga," kata Kadir usai pertandingan, di Venue Ski Air, Kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, hari ini.
Akan tetapi secara keseluruhan Kadir mengaku puas atas perolehan empat medali emas. "Kita puas, karena pada SEA Games 1997, Ski Air cuma mendapat 2 medali emas," ucapnya.
Dijelaskannya, bahwa pada SEA Games 2009 Ski Air tidak dipertandingkan. "Jadi terakhir kali kita ikut di SEA Games 1997," jelasnya.
Dari segi pembinaan, Kadir mengaku memiliki kesulitan.
"Kita berharap dukungan dari berbagai pihak untuk memajukan olahraga ski air, karena peralatannya kan cukup mahal," harap Kadir.
Tim Ski Air Indonesia memang hanya sanggup menambah 2 medali perak dan 1 perunggu di nomor overall putra dan putri. Tapi hasil itu sudah cukup untuk membawa Indonesia merebut posisi sebagai juara umum ski air.
Atlet ski air putri Indonesia, Endhar Pupul Giritya menempati posisi kedua di nomor overall putri. Dari tiga kategori yang dipertandingkan yaitu Slalom, Tricks dan Jumping, Pupul memperoleh nilai 1916,92 poin. Dengan hasil tersebut, Pupul harus puas mendapatkan medali perak.
Sementara medali emas diperoleh oleh atlet ski air Filiphina Bayly Philipa Yoong setelah mengumpulkan 2499,79 poin. Sedangkan atlet ski air Singapura, Sasha Siew Hoon Christian berada diperingkat ketiga dengan nilai 1024,14 dan berhak menerima medali perunggu.
Pada bagian putra, atlet ski air Malaysia, Alexander Yoong mendapat medali emas. Alexander berhasil unggul atas dua atlet ski air Indonesia masing-masing Muhammad Zahidi Putu yang menerima medali perak serta Fajar Eka Samudra yang hanya mengoleksi medali perunggu.
Alexander mengoleksi 2777,20 poin dari tiga kategori, disusul Putu yang mengoleksi 2484,87 poin dan Fajar di tempat ketiga dengan 1366,39 poin.
Putu hanya berhasil unggul di jumping, sedangkan di kategori Slalom dan Tricks dikuasai Alexander.
Sayangnya kendati menjadi juara umum Ski Air, kontingen Indonesia gagal memenuhi target medali yang diberikan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas). Pelatih Kepala Tim Renang Indonesia, Nasir Kadir menyatakan, bahwa ski air gagal mencapai target yang diharapkan yakni 5 medali emas. Pasalnya ada satu atlet ski air putri yang cedera yakni Wiwin Purnama Sari.
"Kita memang tidak capai target karena Wiwin cedera. Kita juga berharap di overall putra, tapi gagal juga," kata Kadir usai pertandingan, di Venue Ski Air, Kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, hari ini.
Akan tetapi secara keseluruhan Kadir mengaku puas atas perolehan empat medali emas. "Kita puas, karena pada SEA Games 1997, Ski Air cuma mendapat 2 medali emas," ucapnya.
Dijelaskannya, bahwa pada SEA Games 2009 Ski Air tidak dipertandingkan. "Jadi terakhir kali kita ikut di SEA Games 1997," jelasnya.
Dari segi pembinaan, Kadir mengaku memiliki kesulitan.
"Kita berharap dukungan dari berbagai pihak untuk memajukan olahraga ski air, karena peralatannya kan cukup mahal," harap Kadir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




