Tutup 15 Menit Lebih Cepat, Loket Final Bola Dibakar

Minggu, 20 November 2011 | 19:48 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi loket tiket sepak bola di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta
Ilustrasi loket tiket sepak bola di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (Jakarta Globe)
Tidak hanya kaca loket pecah, spanduk yang berjatuhan serta ada bagian atap loket gosong.

Kekecewaan calon pembeli tiket final sepak bola Indonesia melawan Malaysia U-23 dalam SEA Games 2011 membuat loket penjualan tiket dirusak dan dibakar oleh sejumlah massa yang mengamuk, hari ini.

Loket yang terletak di depan Istora Senayan mengalami kerusakan cukup parah. Tidak hanya kaca loket pecah, spanduk yang berjatuhan serta ada bagian atap loket gosong di bagian tengah akibat pembakaran oleh massa yang mengantri. Selain itu, pagar besi yang mengililingi Istora juga rusak karena diterobos oleh massa.

Dua calon pembeli yang menyaksikan kejadian, Firman dan Roysam asal Ciputat, Tangerang Selatan, mengatakan mereka datang pada pukul 13.00 WIB dan antrian sudah cukup panjang. Antrian tercabang menjadi dua, calon pembeli yang ingin membeli tiket kategori 1 dan 2 dengan calon pembeli kategori 3 dan 4.

"Tadi pukul 15.45 WIB loket sudah ditutup, padahal jadwal tutupnya kan jam 16.00, dari panitia mengatakan waktunya sudah habis," ujar Firman kepada beritasatu di depan loket yang hancur hari ini.

"Panitianya langsung kabur pakai mobil lewat bagian dalam, mungkin takut yang ngantri sudah marah dan berteriak-teriak."

Awalnya, pengantri melemparkan botol air mineral serta kopi ke arah loket. Ada juga dari beberapa calon pembeli tiket yang berteriak "Kalau loket ditutup, kami bakar." Kemudian, pada saat loket ditutup massa langsung mengamuk dan berusaha masuk ke arah dalam Istora untuk mengejar panitia.

Ada beberapa dari mereka yang merusak pagar agar bisa masuk ke wilayah Istora dan ada juga yang mulai merusak loket dan membakar atapnya.

Situasi rusuh berlangsung sekitar 30 menit sampai petugas kepolisian dan patroli keamanan datang untuk memadamkan api dan menenangkan situasi.

Seorang petugas polisi di lapangan, saat kejadian ada sekitar 500 massa yang berkerumun di depan loket. Polisi yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan untuk saat ini belum ada pelaku pengrusakan yang diamankan kepolisian.

Meski mengaku tidak melakukan pengrusakan, Firman dan Roysam mengatakan ikut masuk ke dalam Istora melalui pagar yang sudah terbuka untuk mengejar panitia.

"Kan kesal sudah mengantri panjang lalu tiba-tiba ditutup," ujar Roysam.

Mereka berdua mengantri untuk membeli tiket kategori dua seharga Rp. 100,000.

Firman dan Roysam yang merupakan mahasiswa menyayangkan kebijakan panitia yang menjual tiket tidak langsung di hari Minggu.

Firman dan Roysam kompak mengatakan untuk pertandingan Final di hari Senin, terpaksa akan membeli dari calo.

"Besok kami kuliah, jadi tidak bisa ikut mengantri dari pagi. Paling kami membeli dari calo," ujarnya.

Di pertandingan Indonesia melawan Malaysia di penyisihan grup, mereka mengantri tiket dari jam 7.00 pagi. Sedangkan saat babak semifinal Indonesia melawan Vietnam, mereka membeli tiket kategori dua dari calo seharga Rp. 115.000.

Sementara itu Redo, pencinta bola asal Ciledug, Tangerang, mengaku kecewa dengan Inasoc sebagai penyelenggara. Redo tiba di Senayan sejak pukul 10.00 pagi hingga akhirnya loket ditutup dan tiket dinyatakan habis.

Berbeda dengan babak penyisihan dan semi final yang langsung menjual tiket di loket pembelian. Untuk laga final ini, Inasoc menerapkan sistem voucher untuk kemudian ditukarkan menjadi tiket pada saat hari pertandingan.

"Kalau begitu kan repot, jadi kami harus mengantri dua kali, tidak langsung mendapatkan tiketnya," ujarnya.

Redo menonton semua laga Tim Merah Putih U-23 di ajang SEA Games ini. Ia sangat mengharapkan bisa menonton laga final karena selain ia sangat mencintai Timnas, tim yang menjadi lawan adalah Malaysia yang sempat mengalahkan Indonesia di babak penyisihan

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon