Kuartal I, Laba Bersih Petrosea Terpangkas 72%

Jumat, 2 Mei 2014 | 11:58 WIB
AT
WP
Penulis: Antonia Timmerman | Editor: WBP
Pertambangan batu bara dalam rangka pertumbuhan ekonomi.
Pertambangan batu bara dalam rangka pertumbuhan ekonomi. (GA/Defrizal/Defrizal)

Jakarta - PT Petrosea Tbk (PTRO) hingga kuartal I-2014 mencatat laba bersih US$ 2,1 juta terpangkas 72 persen dari US$ 7,5 juta pada kuartal I – 2013.

Turunnya pendapatan menjadi pemicu perusahaan di sektor jasa pertambangan ini.

"Pendapatan US$ 81,5 juta atau setara Rp 900 miliar, atau turun 10,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 90,9 juta," kata Manajemen Petrosea dalam laporan keuangan yang dirilis Jumat (2/5).

Manajemen mengungkapkan, penurunan pendapatan dipicu berkurangnya pemasukan dari segmen penambangan sebesar 14,3 persen, dari US$ 81,5 juta di kuartal I-2013 menjadi US$ 69,8 juta periode sama tahun ini.

Sementara itu, pendapatan dari sektor jasa tercatat tak jauh berbeda dibandingkan Januari- Maret 2013 yakni US$ 8,1 juta. "Adapun pendapatan dari segmen rekayasa dan konstruksi mengalami kenaikan 621 persen, dari US$ 471.000 menjadi US$ 3,4 juta," tulis Manajemen.

Petrosea, yang juga anak usaha PT Indika Energy Tbk mencatat jumlah aset US$ 497,1 juta, menurun tipis 2,3 persen dibandingkan kuartal pertama tahun lalu sebesar US$ 509,2 juta.

Per 31 Maret 2014, sebanyak 69,8 persen saham Petrosea dikuasai oleh Indika Energy. Sebesar 9,35% dikantongi oleh investor asal Indonesia, Lo Kheng Hong, sementara sisa 20,85 persen dimiliki oleh masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon