Perayaan Prestasi Argentina Berubah Rusuh
Senin, 14 Juli 2014 | 11:20 WIB
Buenos Aires – Puluhan polisi anti huru-hara menembakkan gas air mata dan peluru karet, saat sekelompok pengacau mengganggu perayaan damai suporter Argentina di Buenos Aires, Argentina, Minggu (13/7) malam.
Sekelompok pengacau itu melempari sejumlah gedung dengan batu, menghancurkan kaca toko, dan membobol teater. Pengacau yang sebagian besar adalah pemuda itu, dikabarkan dalam keadaan mabuk berat. Para pengacau kebanyakan menggunakan penutup muka.
Banyak warga termasuk orangtua dan anak-anaknya melarikan diri karena takut terkena tembakan nyasar dan asap gas air mata.
Malam itu, meskipun kalah 0-1 dari Jerman, namun masyarakat Argentina bergembira dengan prestasi Lionel Messi Cs di final Piala Dunia. Prestasi tampil di final itu merupakan yang terbaik dalam 24 tahun belakangan ini.
Polisi mengatakan, sebanyak 15 petugas terluka dan 40 perusuh ditangkap.
Kekalahan Argentina dirayakan sebagai kemenangan di Obelisk, ikon kota Buenos Aires. Ribuan warga berkumpul di sana. Mobil membunyikan irama staccato, sejumlah petasan dilemparkan ke udara dan penggemar dari segala usia melompat-lompat sambil berteriak "Argentina! Argentina! Argentina!"
"Kami tidak perlu menyesal, kami bermain dengan level tertinggi," kata Horacio Laseiras, warga uang membawa putrinya enam tahun di pundaknya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




