Indonesia Siap Dilibatkan dalam Investigasi Jatuhnya MH17
Jumat, 18 Juli 2014 | 12:45 WIB
Jakarta - Pihak Indonesia siap dilibatkan dalam investigasi jatuhnya pesawat terbang Malaysia Airlines (MAS) MH17 di perbatasan Ukraina-Rusia. Apabila diketahui secara resmi bahwa jatuhnya pesawat tersebut akibat aktivitas militer, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan agar pihak yang melakukan mendapat sanksi dari dunia internasional. Hal tersebut melanggar hukum internasional dan hukum perang.
"Dalam investigasi internasional Indonesia Indonesia siap bergabung. Dari 298 orang yang jadi korban ada sejumlah saudara kita warga negara Indonesia (WNI)," kata SBY di kantor presiden, Jakarta, Jumat siang (18/7).
Selain itu SBY mengatakan Indonesia akan membantu Malaysia mendapatkan keadilan atas haknya apabila MH17 diketahui ditembak militer Rusia maupun pemberontak Ukraina pro-Rusia yang sedang beraktivitas militer. Indonesia juga akan menyerukan negara-negara ASEAN untuk membantu Malaysia.
Bertolak pada hal ini SBY mengatakan persoalan militer Rusia-Ukraina kini menjadi masalah internasional. Oleh karena itu para pemimpin dunia harus bersama-sama berupaya mengatasi konflik tersebut.
"Kalau benar pesawat itu jatuh ditembak militer itu melanggar hukum internasional dan hukum perang. Kalau benar itu terjadi, Indonesia berharap pelaku diberi sanksi hukum tegas," kata dia lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




