Karya Anne Avantie Mengangkat Kebaya Indonesia

Jumat, 5 September 2014 | 09:25 WIB
HS
B
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: B1

Jakarta - Kiprah Anne Avantie di dunia fesyen di Indonesia telah menginjak angka 25 tahun. Selama dua dekade lebih itu, dia mampu bertahan dan tetap eksis menghiasi jagad tata busana di Tanah Air.

Desainer kebaya modern ini memiliki rumus kesuksesan sendiri untuk terus bisa berkarya. Bagi Anne, tiga kunci suksesnya adalah berserah, komitmen dari diri sendiri dan kerja keras.

Ia percaya bahwa segala sesuatunya diatur Tuhan dan menyakini ada tangan Tuhan yang bekerja. Kemudian harus ada komitmen yang berasal dari dalam diri sendiri. Selanjutnya adalah kerja keras yang dilakukan di atas rata-rata kemampuan seseorang.

Sebagai desainer, Anne sangat sukses. Karyanya laris di berbagai kalangan, termasuk dunia internasional yang mengagumi mahakaryanya. Bunda Anne, sapaan akrabnya, menjadi salah satu perancang yang berani mengeksplor kebaya dengan sentuhan modern.

Menurut Anne,  ia akan terus berkontribusi untuk melestarikan budaya dengan caranya. "Saya tidak menyangka dengan capaian ini semua, bahkan menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya yang berkecimpung di dunia perkembangan fesyen Indonesia," katanya, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (3/9).

"Awalnya menjadi desainer bukan merupakan cita-cita bagi saya. Namun yang saya rasakan sekarang seperti mimpi bisa menyelenggarakan fashion show 25 tahun berkarya saya," ujar Anne.

Baginya, usia 25 tahun bukanlah perjuangan yang singkat. Terjadi proses suka atau duka. Hal itu menjadi pengalaman berharga untuknya.

Untuk menandai perjalanan karirnya, wanita asal Semarang ini menggelar peragaan busana tunggal di Plenary Hall JCC, Jakarta Pusat, Rabu (3/9). Peragaan busana bertema "Merenda Kasih" itu sebagai wujud persembahan khusus bagi para penggemarnya.

Sebanyak 125 busana karya terbaru Anne diperagakan ratusan model profesional dan selebriti lintas generasi, seperti Rima Melati, Dewi Motik, Widyawati, Mike Wijaya, Maudy Koesnaedy, Gisele dan Gading Marten, Kimmy Jayanti serta Titi Kamal dan Christian Sugiono.

Musik orkestra mengiringi pergelaran akbar yang telah disiapkan selama dua tahun itu. Kemeriahan peragaan busana semakin terasa dengan kehadiran 4.000 undangan. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, artis, sosialita, sahabat, hingga penjahit dan perajin tekstil dari berbagai penjuru Indonesia.

"Saya ingin berbagi inspirasi, pengalaman, serta ilmu kepada banyak orang, khususnya wanita, yang berkecimpung di ranah rancang busana kreatif seperti saya," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon