FPI Bikin Rusuh, Belasan Polisi Terluka

Jumat, 3 Oktober 2014 | 15:31 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Anggota Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa didepan gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/9). Mereka menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi presiden terpilih.
Anggota Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa didepan gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/9). Mereka menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi presiden terpilih. (AFP Photo / Adek Berry)

Jakarta - Aksi demo ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) berujung rusuh. Belasan anggota kepolisian yang mengamankan demo di Gedung DPRD DKI Jakarta terluka.

Mereka terkena lemparan batu ketika pengunjuk rasa yang tiba-tiba saja menyerang pihak kepolisian. Korban kebanyakan terluka dibagian kepala karena terkena lemparan batu. Ada pula yang terluka dibagian kaki.

Awalnya massa yang datang ke Jalan Kebon Sirih, hanya melakukan orasi. Namun, setelah 30 menit melakukan orasi, pendemo tiba-tiba melemparkan batu yang telah disiapkan ke arah petugas kepolisian yang sedang mengamankan demo.

"Tiba-tiba saja mereka lempar batu ke arah petugas. Padahal, mereka awal hanya orasi biasa. Batu sudah disiapkan oleh massa, karena disekitar lokasi tidak batu," kata salah satu petugas polisi yang selamat dari lemparan batu pendemo di depan Gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat (3/10).

Saat masa melempar batu, pihak kepolisian pun menembakan gas air mata. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah kerusuhah semakin meluas dan untuk membubarkan massa pendemo.

Akhirnya, pengunjuk rasa berhasil dibubarkan secara paksa. Massa pun memutar ke Jalan Medan Merdeka Selatan untuk beraksi kembali.

Saat ini, para korban dirawat di poliklinik Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan. Namun, ada satu korban yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans milik Pemprov DKI, karena mengalami luka yang cukup parah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon