PDAM Bekasi Minta Jawa Barat Tindaklanjuti Kasus Pencemaran Kalimalang

Kamis, 9 Oktober 2014 | 00:59 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Air sungai Kalimalang yang menghitam karena pencemaran lingkungan.
Air sungai Kalimalang yang menghitam karena pencemaran lingkungan. (Suara Pembaruan/ F-5)

Bekasi - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta pemerintah provinsi setempat menindaklajuti kasus pencemaran Sungai Kalimalang yang menjadi sumber air baku produksi air bersih.

"Pekan lalu Kalimalang tercemar hingga berakibat pada penghentian sementara produksi air kami karena ancaman kontaminasi limbah sampai ke rumah pelanggan," kata Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Tubagus Hendy Irawan di Bekasi, Rabu (8/10).

Menurutnya, penghentian produksi dan distribusi air itu terjadi selama tiga hari dengan perkiraan kerugian perusahaan mencapai Rp 140 juta per harinya.

"Kami sudah menyerahkan penanganannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat," katanya.

Kali Bekasi dan Kalimalang yang bersumber dari Kali Cikeas dan Kali Cileungsi membuat penangannya melibatkan lintas daerah yang harus ditangani langsung oleh Pemprov Jabar.

"Sudah kami laporkan ke Perusahaan Umum Jasa Tirta II selaku penanggung jawab pengelolaan air minum," katanya.

Menurut Hendy, pihaknya juga masih menunggu hasil investigasi Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi dan BPLH Pemprov Jabar.

Akibat pencemaran yang terjadi pekan lalu tersebut, PDAM Tirta Patriot terpaksa menghentikan produksi dan distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan yang kini berjumlah 28 ribu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon