Taklukkan Auckland, San Lorenzo Tantang Real Madrid di Final
Kamis, 18 Desember 2014 | 05:22 WIB
Marrakech - Juara Piala Libertadores, San Lorenzo, harus melewati babak tambahan untuk menaklukkan Auckland City, 2-1 (1-0), demi meraih tiket ke final Piala Dunia Klub 2014. Dalam pertandingan Rabu (17/12) atau Kamis dini hari WIB di Le Grand Stade de Marrakech itu San Lorenzo unggul berkat gol Pablo Barrientos dan Matos. Sementara gol balasan Auckland dicetak Angel Berlanga.
Di final yang digelar Sabtu (20/12) atau Minggu dini hari WIB, San Lorenzo akan berhadapan dengan Real Madrid yang sehari sebelumnya menaklukkan klub Meksiko, Cruz Azul, 4-0. Ini bisa disebut final ideal karena akan mempertemuan dua tim dari dua wilayah kutub persepakbolaan dunia yakni wakil dari Amerika Selatan dan Eropa.
Meski jauh lebih diunggulkan San Lorenzo ternyata mengalami kesulitan menghadapi tim Selandia Baru tersebut. Auckland di luar dugaan teryata mampu meladeni permainan juara Piala Libertadores tersebut.
Tim asuhan pelatih Ramon Tribulietx ini bahkan mampu melancarkan tendangan ke gawang San Lorenzo. Untuk meredam permainan Auckland, dua pemain San Lorenzo Walter Kanneman dan Juan Mercier bahkan harus diganjar kartu kuning karena melanggar dengan keras pemain lawan.
San Lorenzo baru bisa menjebol gawang Auckland saat injury time babak pertama. Pablo Barrientos menjebol gawang Tamati Williams setelah mendapat umpan dari Emmanuel Mas.
Memasuki babak kedua, permainan tetap seperti babak pertama. San Lorenzo kembali mengalami kesulitan melawan tim dari negara yang tak punya tradisi sepak bola sebagus Argentina itu.
Pada menit ke-67, Auckland bahkan mampu menyamakan skor menjadi 1-1 berkat gol Berlanga. Gol bermula dari aksi Ryan De Vries memasuki lini pertahanan San Lorenzo namun bola tendangannya berhasil ditahan kiper Sebastian Torrino. Bola kemudian mental ke samping kanan yang langsung disambut Berlanga.
Gol yang dilesakkan pemain asal Spanyol itu menjadi gol terakhir di waktu normal. Setelah pertandingan berlangsung 90 menit skor 1-1 tetap bertahan sehingga wasit Benjamin Williams mengharuskan laga dilanjutkan dengan babak tambahan.
San Lorenzo langsung menggebrak. Saat babak tambahan ini baru berjalan tiga menit, klub Argentina itu berhasil mencetak gol hasil aksi Matos. Pemain yang menggantikan Enzo Kalinski pada menit ke-77 itu menjebol gawang lawan setelah menyambut upaya yang dilakukan rekannya, Barrientos.
Sampai 2 x 15 menit babak tambahan usai, skor 2-1 untuk kemenanan San Lorenzo tak berubah. Sebelum laga final Sabtu mendatang, Auckland City akan berhadapan dengan Cruz Azul untuk memperebutkan posisi ketiga. Partai ini juga berlokasi di tempat yang sama dengan pertandingan final yakni di Le Grand Stade de Marrakech.
Sementara sebelum pertandingan semifinal antara San Lorenzo melawan Auckland digelar perebutan posisi kelima. ES Setif keluar sebagai pemenang setelah menundukkan WS Wanderers lewat adu penalti. Sebelumnya kedua tim bermain imbang 2-2.
Susunan Pemain San Lorenzo vs Auckland
San Lorenzo: 12 Sebastian Torrico; 21 Emmanuel Mas, 3 Mario Yepes, 5 Juan Mercier, 14 Walter Kanneman; 7 Julio Buffarini, 11 Pablo Barrientos, 20 Nestor Ortigoza (31 Facundo 109), 8 Enzo Kalinski (26 Mauro Matos 77); 9 Martin Cauteruccio, 30 Gonzalo Veron (10 Atilio Romagnoli 68).
Auckland City: 1 Tamati Williams; 3 Takuya Iwata, 6 John Irving, 5 Angel Berlanga, 15 Ivan Vicelich, 17 Marko Dordevic (14 Sanni Issa 96), 24 Mario Bilen, 8 Tim Payne, 10 Ryan De Vries, 20 Emiliano Tade (19 David Browne 90), 25 Fabrizio Tavano (23 Sam Burfoot 100).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




