KPU Kota Bogor Maksimalkan Digitalisasi Data Pemilu
Kamis, 18 Desember 2014 | 09:29 WIB
Bogor - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor Jawa Barat menyiapkan data digitalisasi pelaksanaan Pemilu 2014 untuk memberikan informasi dan pelayanan publik bagi masyarakat.
"Kita sudah memiliki data digital Pemilu 2014, sepanjang 2015 ini kita akan maksimalkan seluruh data pelaksanaan pemilu tersimpan dalam arsip digital," kata Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suriatna, di Bogor, Kamis (18/12).
Dijelaskannya, data pemilu yang sudah memiliki arsip digital hanya untuk pelaksanaan di 2013 dan 2014, yakni pemilihan Gubernur Jawa Barat, pemilihan wali kota, pemilihan anggota DPRD, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota dan pemilihan presiden.
Menurutnya, selain untuk menyediakan informasi dan pelayanan publik. Data digital penyelenggaraan pemilu di Kota Bogor sangat dibutuhkan mengingat efisiensi tempat dan juga tenaga.
"Karena kantor KPU sering berpindah-pindah, kita belum memiliki kantor permanen. Dengan adanya digitalisasi data, lebih memudahkankan kita dalam menyimpan arsip, tidak perlu tempat dan ruangan khusus," kata Undang.
Selain itu, lanjut Undang, digitalisasi data pemilu juga dapat melindungi arsip dari kerusakan baik akibat usia, maupun penyebab lainnya seperti hilang maupun rusak.
"Ke depan kita akan input data pemilu tahun-tahun sebelumnya, sehingga digitalisasi data pemilu lebih optimal," kata Undang.
Dikatakannya, KPU Kota Bogor sudah memiliki situs resmi yang dapat diakses oleh masyarakat untuk mengetahui tentangan Pemilu. Situs web juga menjadi bagian dari digitalisasi data pemilu tetapi tidak semua data pemilu ditampilkan.
"Kita membuka akses selebar-lebarnya bagi masyarakat yang membutuhkan data pemilu, selain mengakses website, juga bisa datang ke kantor KPU untuk meminta data secara terperinci, akan kami berikan tetapi sesuai untuk peruntukannya," kata Undang.
Upaya memaksimalkan digitalisasi data pemilu, lanjut Undang, adalah dengan membuat program data sehingga bisa diakses sesuai kebutuhan, seperti misalnya dokumentasi pemilu, atau data mengenai partisipasi penyelenggaraan pemilu, maupun evaluasi dan monitoring pelaksanaannya.
"Selama ini data masih satu bundel, sehingga belum terkelompok, dengan memaksimalkan digitalisasi data, akan kita buat program data bisa terpilah sesuai kebutuhan informasi yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Kemampuan KPU Kota Bogor dalam menyediakan digitalisasi data pemilu, serta mudahnya akses mendapatkan informasi bagi masyarakat membuat lembaga penyelenggaran pemilu tersebut meraih penghargaan KPU Award baik tingkat Provinsi Jawa Barat maupun tingkat Nasional untuk kategori Transparansi Informasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




