Jakarta-Gyeonggi Buka Kesempatan Pertukaran Pemuda di Bidang Teknologi Industri

Selasa, 12 Mei 2015 | 16:26 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (AFP Photo/Romeo Gacad)

Jakarta - Kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Gyeonggi, Korea Selatan diperkuat dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan di Balai Kota, hari ini. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dengan Gubernur Provinsi Gyeonggi, Nam Kyung Pil, serta disaksikan oleh Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Cha Tai Young.

Kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka pertukaran pemuda untuk memberikan peluang bekerja antara Jakarta dengan Gyeonggi yang merupakan wilayah kawasan industri di Korea Selatan.

"Gyeonggi adalah kawasan industri, terutama elektronik yang canggih-canggih. Nah, mereka ingin kalau bisa kita kirim orang ke sana," ujar Basuki usai penandatanganan, di Jakarta, Selasa (12/5).

Ia mengatakan, pihak Pemprov Gyeonggi dipastikan bisa menampung banyak orang asalkan dari Jakarta bisa menanggung tiket perjalanan pulang dan pergi bagi mereka yang mengikuti program tersebut. Dalam waktu dekat pihaknya akan segera menyusun teknis dan detailnya.

Di Jakarta saat ini sudah terbangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang diinginkan Basuki kawasan tersebut bisa juga menjadi pusat pendidikan. Contohnya, bisa dihubungkan dengan pembelajaran Bahasa Korea.

"Kalau orang kita bisa kuasai bahasa Korea, dia butuh tenaga kerja, hubungannya (Jakarta-Korsel) bisa lebih baik, gitu lo. Nah, itu pikirannya seperti itu saja, termasuk kesehatan juga," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Gyeonggi, Nam Kyung Pil mengaku, pihaknya memilih Jakarta karena melihat perkembangan yang begitu pesat di kota ini. Ia pun berharap dengan kepemimpinan Jokowi sebagai presiden dan Basuki sebagai gubernur, Indonesia dan Jakarta bisa benar-benar bangkit.

"Sebenarnya sekarang Provinsi Gyeonggi sudah menjadi suatu tempat yang sangat terpusat, teknologi yang sangat canggih di Korea Selatan. Jadi untuk tahap ini, tujuan kami sangat jelas, yakni untuk mendorong kegiatan buka usaha untuk para pemuda tetapi berorientasi atau menuju ke global market, bukan domestic market saja," terangnya.

Saat ini, katanya, Provinsi Gyeonggi juga sudah membuka jaringan global dengan Silicon Valley di Amerika Serikat dan Shenzen di Tiongkok. Karenanya, pihaknya juga memperkuat jaringan dengan menambahkan Jakarta sebagai kota berikutnya.

Ia pun berharap dengan adanya kerja sama antarprovinsi, maka akan banyak pemuda di DKI Jakarta yang datang ke Gyeonggi untuk melihat bagaimana canggihnya teknologi-teknologi di sana. Termasuk juga bagaimana global network yang sedang disiapkan di negeri ginseng tersebut.

"Sebaliknya juga, ada banyak pemuda-pemuda Korea Selatan bisa mengunjungi Jakarta, untuk melihat yang begitu dalamnya kebudayaan Indonesia, sekaligus begitu besarnya pasar di Indonesia," kata Nam Kyung Pil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon