Barito Utara Bangun Jembatan Gantung Rp 2,5 M

Minggu, 31 Mei 2015 | 20:04 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Jembatan gantung.
Jembatan gantung. (Ist/Ist)

Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mulai tahun 2015 akan membangun jembatan gantung di pedalaman di atas Sungai Lahei (anak Sungai Barito) di wilayah Desa Karendan, Kecamatan Lahei senilai Rp2,5 miliar.

"Kita targetkan pembangunan jembatan gantung yang dapat dilalui kendaraan roda dua itu selesai dalam dua tahun anggaran," kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Barito Utara, Shalahudin di Muara Teweh, Minggu (21/5).

Menurut Shalahudin, jembatan sepanjang 65 meter dengan lebar 1,5 meter itu tahun ini dimulai dengan pekerjaan pemancangan pipa dan cor dalam pipa serta lainnya.

Jembatan ini merupakan sarana vital bagi warga Desa Karendan untuk akses keluar daerah melalui transportasi darat.

"Kita harapkan pembangunan jembatan gantung ini selesai sesuai rencana sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga setempat," katanya.

Desa Karendan merupakan kawasan yang masuk dalam blok sumur gas di Blok Bangkanai yang kini sedang dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) dengan memanfaatkan sumur gas tersebut oleh kontraktor Salamander Energy.

Dibangunnya jembatan gantung itu memudahkan warga setempat untuk bepergian keluar desa menggunakan sarana kendaraan roda dua melalui jalan darat, apalagi pada pekan lalu terjadi musibah terbaliknya perahu yang ditumpangi dua orang pekerja PT CIP perusahaan kontraktor PT PLN yang membangun pabrik PLTG hingga tewas saat menyebarang dari Desa Karendan.

"Kita harapkan kejadian itu tidak terulang lagi, apalagi jembatan gantung sedang dibangun pemerintah daerah," kata Anto warga setempat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon