Mantan Kapten Timnas Berharap Liga Indonesia Bergulir Kembali
Kamis, 6 Agustus 2015 | 20:16 WIB
Jakarta - Kondisi dunia sepakbola Indonesia yang sedang carut marut, memaksa banyak pemain profesional mencari cara lain untuk mendapatkan rezeki. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh mantan kapten timnas Indonesia, Firman Utina, siang tadi yang memberikan coaching clinic kepada sembilan pemain terbaik yang terpilih mengikuti MILO Camp di stadion Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur.
"Kebetulan karena liga masih belum jelas, dan kontrak dengan klub juga masih belum jelas, jadi para pemain bebas melakukan aktivitas apa saja diluar klub, dan saya sekarang membantu memberikan ilmu kepada anak-anak yang potensial di MILO Camp ini," tutur Firman.
Sejauh ini Firman belum mau mengikuti jejak beberapa pemain lain untuk membuka usaha dibidang apapun. Firman mengaku masih percaya bahwa kondisi sepakbola Indonesia akan membaik dan belum memiliki keinginan untuk membuka usaha lain, karena menurutnya sepakbola adalah mata pencahariannya.
"Melihat kawan-kawan wartawan, saya ingin jadi wartawan, lihat mas Bambang (Pamungkas) saya ingin juga punya media, masih belum kepikiran untuk usaha lain," tambahnya diiringi tawa.
Firman masih menginginkan Liga Indonesia bergulir kembali. "Harapan saya pak menpora bertemu langsung dengan pak La Nyalla, tatap muka membahas persoalan Liga Indonesia, lalu setelah semua tercapai kemudian baru disebarkan ke media, hingga tidak seperti kondisi sekarang yang hanya melalui juru bicara," lanjut Firman.
Liga yang bergulir dengan baik, menurut Firman akan berdampak baik untuk tim nasional. Firman berharap para pemain timnas, sebelum dipanggil ke timnas, sudah berlatih dengan level kompetisi yang baik, sehingga penampilan di level tim nasional juga berdampak baik.
"Jangan sampai tim nasional lain yang peringkatnya di bawah kita akan lebih maju dari kita, dan pemain yang di panggil tim nasional juga dipersiapkan dengan kompetisi yang baik, jangan pemain di panggil ke tim nasional, tanpa persiapan di level klub, lalu kemudian gagal dan dicaci," ujar Firman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




