Pastikan Hewan Kurban Sehat, Djarot Kunjungi RPH Cakung dan Pulogadung
Kamis, 24 September 2015 | 14:49 WIB
Jakarta - Meski telah dilakukan pemeriksaan hewan kurban oleh 855 petugas pemeriksaan hewan sejak 23 September, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat tetap ingin mengunjungi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cakung dan Pulogadung, Jakarta Timur.
Kunjungannya ke kedua RPH ini untuk memastikan sendiri kesehatan hewan kurban yang pemotongannya dipusatkan disana.
"Tujuan tinjauan saya kesini untuk melihat kurban yang disembelih di RPH berjalan dengan baik dan sehat. Untuk memasstikan hewan kurban disini sudah sampai pada pengepakan dan didistribusikan ke lokasi-lokasi yang sudah ditentukan," kata Djarot di RPH Cakung, Jakarta Timur, Kamis (24/9).
Selain itu, mantan Wali Kota Blitar ini juga ingin melihat kondisi kedua RPH masih dalam baik atau tidak. Ketika dia melihat langsung, secara fisik bangunan, kedua RPH tersebut harus segera diperbaiki. Karena sudah lama dibangun maka diperlukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
"Melihat kondisi RPH disini, informasi dari PD Dharma Jaya, mesin pemotongan masih oke. Tetapi secara fisik karena dibangun sudah lama, ya perlu perbaikan," ujarnya.
Apalagi kedua RPH ini akan dikembangkan menjadi tempat pasokan daging di Jakarta. Sehingga perlu ditingkatkan daya tampungnya terhadap hewan sapi hidup dan kambing. Sehingga Pemprov DKI dapat mengantisipasi fluktuasi harga daging sapi saat hari besar keagamaan, khususnya saat Lebaran
"Karena itu, kerja sama dengan provinsi lain pemasok daging itu mutlak diperlukan. Saya bila ke Dirut PD Dharma Jaya untuk bisa mengembangkan kerja sama tersebut, supaya pasokan daging di Jakarta terpenuhi untuk antisipasi tahun ini dan tahun depan. Kita antisipasi berbagai gejolak ekonomi dengan berupaya menstabilkan harga pangan," paparnya.
Ia menyatakan Pemprov DKI tidak perlu membangun RPH di daerah lain. Karena RPH yang ada di Jakarta sudah cukup.
"Jakarta sudah cukup kok. Fasilitas cukup baik, tenaga cukup. Sekarang bagaimana menyehatkan hewannya saja. Sebelum hewan dipotong, dites dan dicek kesehatannya. Setelah dipotong daging juga dicek. Untuk memastikan daging yang keluar dari Dharma Jaya laya," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




