975 Hektare Sawah di Bombana Kekeringan
Jumat, 2 Oktober 2015 | 08:20 WIB
Kendari - Sawah seluas 997 hektare di Kabupaten Bombana, kurang lebih 168 kilometer arah Selatan Kota Kendari, ibukota Sulawesi Tenggara dilanda kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda wilayah kabupaten tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sultra, Muhammad Nasir di Kendari, mengatakan dari luas tanaman padi sawah yang kekeringan di Bombana tersebut, sejauh ini belum ada yang dinyatakan puso atau gagal panen.
"Kami dari Dinas Pertanian bersama para petani pemilik sawah terus berupaya menyelamatkan tanaman padi sawah yang dilanda kekeringan itu dengan cara mengairi sawah melalui pompa air dari sumber air terdekat dengan lokasi sawah ," kata Nasir, Jumat (2/10)
Selain melakukan gerakan pompanisasi, pihak Dinas Pertanian setempat bekerjasama dengan aparat TNI juga memperbaiki jaringan irigasi sawah sehingga air yang masih ada tidak merembet ke mana-mana. Ia berharaa, upaya tersebut bisa menyelamatkan seluruh tanaman padi dari dampak kekeringan.
"Tanaman padi sawah yang mengalami kekeringan di Bombana itu tersebar di beberapa wilayah kecamatan antara lain di Kecamatan Rarowatu, Mataoleo dan Poleang," katanya.
Menurut Nasir, kekeringan yang melanda wilayah Bombana termasuk wilayah kabupaten lain di Sultra, tidak akan mempengaruhi produksi padi di provinsi itu secara signifikan. Hal itu dikarenakan sebagian besar lahan persawahan para petani, sudah selesai dipanen sebelum kemarau terjadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




