Hujan Deras, Banjir, hingga Angin Ribut Terjadi di Bogor

Senin, 30 November 2015 | 21:13 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Ruas Jalan di Perumahan Taman Sari Persada di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Bogor Tanahsereal, Kota Bogor tergenang air setinggi 30 sentimeter akibat luapan kali Cibuluh, Senin (30/11).
Ruas Jalan di Perumahan Taman Sari Persada di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Bogor Tanahsereal, Kota Bogor tergenang air setinggi 30 sentimeter akibat luapan kali Cibuluh, Senin (30/11). (Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor - Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kota Bogor, Senin (30/11). Dari laporan Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat beberapa kejadian bencana di Kota Bogor.

Hujan deras terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dengan intensitas deras disertai angin kencang mengakibatkan banjir setinggi 30 sentimeter di Perumahan Taman Sari Persada di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanahsereal, Kota Bogor banjir.

Kasie Trantib Kelurahan Cibadak, Wahyudin mengatakan banjir mengakibatkan akses jalan warga perumahan Taman Sari Persada lumpuh. "Awalnya tidak bisa dilalui karena air masih tinggi. Namun sekitar satu jam kemudian tinggi air mulai reda," katanya. Akibatnya empat RT yang terkena dampak dari banjir ini, yakni RT 02, 04, 05, dan 06.

Ia melanjutkan, banjir disebabkan saluran irigasi yang berada tepat di belakang perumahan tersumbat sampah. Pukul 18.00 WIB air sudah surut lalu dengan cara gotong-royong warga membersihkan sampah di saluran dan ruas jalan.

Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan dalam keterangannya, selain banjir juga terjadi angun puting beliung di kelurahan Balumbangjaya, Kecamatan Bogor Barat. Dalam peristiwa tersebut 10 rumah mengalami rusak ringan.

Embusan angin kencang juga menimbulkan pohon dengan diameter 30 sentimeter tumbang menimpa satu rumah keluarga Aan (40) di Kelurahan Curugmekar, Bogor Barat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lanjut Ganjar, pohon juga tumbang di Jalan Soleh Iskandar menimpa satu kendaraan yang terparkir dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Ganjar menambahkan, hujan deras terjadi besifat lokal atau hanya terjadi di wilayah Kota Bogor dengan intensitas deras dan embusan angin di atas rata-rata 20 kilometer per jam.

"Hujannya lokal. Termasuk ekstrim karena memasuki masa peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan. Untuk itu, saya mengimbau masyarakat tetap waspada dan tanggal bencana," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon