Soal Ledakan di Kampus Kendari, Komisi III Akan Panggil Kepolisian

Selasa, 29 Maret 2016 | 19:57 WIB
CP
WP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: WBP
Ilustrasi ledakan.
Ilustrasi ledakan. (Freedigitalphotos/ sumetho)

Bogor – Komisi III DPR segera mengagendakan rapat kerja dengan kepolisian menyusul ledakan granat di sekitar Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (29/3).

"Tentunya nanti Komisi III akan rekomendasikan untuk segera gelar rapat kerja dengan polisi untuk minta penjelasan soal ledakan itu," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Didik Mukrianto di sela-sela Penataran Pimpinan dan Kader Utama Partai Demokrat (PD) di Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/3).

Menurutnya, pihak kepolisian juga perlu menjelaskan ke publik mengenai kejadian itu. Ditambahkan, perlu juga diantisipasi sedini mungkin kemungkinan terulangnya ledakan akibat keteledoran tersebut.

"Kepolisian harus clear, terang benderang apa yang terjadi. Kalau basisnya tak profesional sudah barang tentu aparat-aparat yang melakukan kesalahan harus ditindak," ujarnya.

Intinya, kata dia, ledakan di UHO potret buruk buat kepolisian khususnya Gegana. "Akan memungkinkan Komisi III memanggil kepolisian," kata dia.

Sekadar informasi, granat meledak saat pelatihan dasar satuan pengamanan (satpam) UHO bersama Polda Sultra. Salah satu materinya adalah pengenalan bahan peledak yang saat itu dibawakan oleh anggota Gegana Sat Brimob Polda Sultra.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon