Perkuat Penjualan e-Commerce, Lorena Gandeng Online Market Place

Kamis, 30 Juni 2016 | 16:09 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Bus Lorena
Bus Lorena (Istimewa)

Jakarta- Emiten transportasi, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) memperluas pemasaran dengan mengembangkan sistem penjualan tiket melalui e-commerce. Perseroan akan menjalin kerja sama dengan salah satu online market-place besar di Indonesia.

"Dengan layanan e-commerce, calon penumpang bus segmen antar kota antar provinisi (AKAP) dapat membeli tiket untuk seluruh jurusan," kata Presiden Direktur PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA), G.T. Soerbakti, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan di Hotel Zest International, Bogor, Kamis (30/6).

Tiket e-commerce bisa didapat di gerai-gerai Alfa Mart, atau memesan secara online di www.lorena-transport.com dan membayar dengan kartu debit atau kartu kredit. "Seluruh layanan tersebut telah berjalan secara menyeluruh di bulan Februari 2016," kata dia.

Dalam waktu dekat, perseroan juga akan menjalin kerja sama dengan salah satu online market place besar di Indonesia dan salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Diharapkan, strategi e-commerce dapat memberi kontribusi positif terhadap pendapatan. "Dengan memasarkan tiket melalui e-commerce dan digital marketing, maka wilayah pemasaran tidak terbatas hanya di Indonesia, bahkan hingga keluar negeri sehingga para pelancong asing, diharapkan, cara ini akan meningkatkan pangsa pasar perseroan," ujar dia.

Sedangkan dari sisi operasional, perusahaan melakukan reposisi rute yang tidak berbenturan dengan moda transportasi udara dan kereta api, serta memperkuat rute-rute jarak pendek. "Kami juga melakukan efisiensi di semua lini termasuk cabang-cabang dan agen-agen yang masih berpotensi di daerah," ujar Direktur Operasional Eka Sari Lorena Transport, Donny Andy Saragih.

Donny menambahkan perseroan telah memiliki izin prinsip untuk rute-rute baru feeder satelit dari Kementerian Perhubungan, yaitu Bogor – Bubulak – Jakarta Kampung Rambutan, Bogor – Jakarta Kalideres, Bogor – Ciputat Tangerang Selatan, Bogor – Bandung, Bogor – Cirebon. Ke depannya, perseroan akan melakukan reposisi dari angkutan AKAP jarak jauh ke angkutan AKAP jarak pendek dan angkutan pengumpan.

Sepanjang 2015, perseroan mencatat peningkatan pendapatan usaha 14,83 persen menjadi Rp 163 miliar dari 2014. Angka ini hanya 40,85 persen  dari target. Sementara laba bersih menurun signifikan sebesar 142,79 persen dari Rp 2,575 miliar pada 2014 menjadi merugi Rp 1,102 miliar di 2015.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon