Operasi Batu Empedu Ani Yudhoyono Sukses
Jumat, 16 Maret 2012 | 12:43 WIB
Operasi pengangkatan kandung empedu Ibu Negara Ani Yudhoyono berjalan sukses. Saat ini dirinya berada dalam kondisi yang baik.
Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr Aris Wibudi mengatakan operasi dimulai pada pukul 08.00 WIB di ruang bedah Direktorat Kesehatan Angkatan Darat, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.
"Ibu Negara Hajjah Ani Yudhoyono telah menjalani operasi pengangkatan kandung empedu beserta batu-batu di dalamnya dengan metode kolesistektomi laparoskopik selama 60 menit. Operasi berjalan sesuai rencana tanpa ada kesulitan yang berarti," ujar Aris saat memberikan keterangan pers, Jumat (16/3).
Pascatindakan operasi, Ani dalam keadaan baik dan masih membutuhkan dalam perawatan sampai dua hari ke depan.
Aris menambahkan operasi dilakukan oleh total 13 dokter yang dipimpin oleh ketua tim bedah dokter kepresidenan dr Budiono.
Budiono mengatakan teknik bedah pengangkatan kandung empedu menggunakan metode kolesistektomi laparoskopik. Dengan metode ini bedah dilakukan dengan membuat tiga lubang sebesar 0.5 hingga satu centimeter. Kemudian tim menggunakan teleskop untuk melihat ke bagian dalam.
Anggota tim bedah kepresidenan lainnya, dr Barlian Sutedja mengatakan metode ini merupakan teknik umum dalam operasi pengangkatan kandung empedu.
Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr Aris Wibudi mengatakan operasi dimulai pada pukul 08.00 WIB di ruang bedah Direktorat Kesehatan Angkatan Darat, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.
"Ibu Negara Hajjah Ani Yudhoyono telah menjalani operasi pengangkatan kandung empedu beserta batu-batu di dalamnya dengan metode kolesistektomi laparoskopik selama 60 menit. Operasi berjalan sesuai rencana tanpa ada kesulitan yang berarti," ujar Aris saat memberikan keterangan pers, Jumat (16/3).
Pascatindakan operasi, Ani dalam keadaan baik dan masih membutuhkan dalam perawatan sampai dua hari ke depan.
Aris menambahkan operasi dilakukan oleh total 13 dokter yang dipimpin oleh ketua tim bedah dokter kepresidenan dr Budiono.
Budiono mengatakan teknik bedah pengangkatan kandung empedu menggunakan metode kolesistektomi laparoskopik. Dengan metode ini bedah dilakukan dengan membuat tiga lubang sebesar 0.5 hingga satu centimeter. Kemudian tim menggunakan teleskop untuk melihat ke bagian dalam.
Anggota tim bedah kepresidenan lainnya, dr Barlian Sutedja mengatakan metode ini merupakan teknik umum dalam operasi pengangkatan kandung empedu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




