Akhirnya PPP Koalisi Usung Nono Sampono
Jumat, 16 Maret 2012 | 16:12 WIB
Kader PPP di tingkat bawah DKI Jakarta menolak pencalonan Nono karena lebih menyetujui calon internal PPP Lulung Lunggana.
Setelah perbedaan pendapat dalam mengusung calon wakil gubernur yang dipasangkan dengan Alex Noerdin, akhirnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada pada satu keputusan yang sama.
PPP menyetujui pencalonan Nono Sampono calon wakil gubernur dari koalisi partai bersama Golkar dan Partai Damai Sejahtera (PDS).
Sebelumnya, sejumlah kader PPP di tingkat bawah DKI Jakarta menolak pencalonan Nono karena lebih menyetujui calon internal mereka, yakni Lulung Lunggana yang telah diputuskan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP.
Sekretaris Umum DPW PPP DKI Jakarta Abdul Aziz menuturkan, hasil Muskerwil DKI Jakarta yang dikirim ke DPP PPP hanya bersifat rekomendasi, bukan keputusan final. Sedangkan finalnya terletak di tangan DPP PPP.
"Apapun keputusan DPP, maka kader PPP di wilayah wajib mengawal dan mengamankan keputusan tersebut untuk mensukseskannya," kata Abdul Aziz, Jumat (16/3).
Penolakan dari tingkat bawah PPP beberapa waktu lalu, dianggap Abdul Aziz bagian dari dinamika politik menjelang hari pesta demokrasi.
"Koalisi ini tetap solid. Calon tetap disukseskan dalam Pilkada Jakarta 2012 ini," tandasnya.
Dengan demikian rencana pendaftaran koalisi tiga partai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta dipastikan berjalan lancar pada Minggu (18/3) mendatang.
Setelah perbedaan pendapat dalam mengusung calon wakil gubernur yang dipasangkan dengan Alex Noerdin, akhirnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada pada satu keputusan yang sama.
PPP menyetujui pencalonan Nono Sampono calon wakil gubernur dari koalisi partai bersama Golkar dan Partai Damai Sejahtera (PDS).
Sebelumnya, sejumlah kader PPP di tingkat bawah DKI Jakarta menolak pencalonan Nono karena lebih menyetujui calon internal mereka, yakni Lulung Lunggana yang telah diputuskan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP.
Sekretaris Umum DPW PPP DKI Jakarta Abdul Aziz menuturkan, hasil Muskerwil DKI Jakarta yang dikirim ke DPP PPP hanya bersifat rekomendasi, bukan keputusan final. Sedangkan finalnya terletak di tangan DPP PPP.
"Apapun keputusan DPP, maka kader PPP di wilayah wajib mengawal dan mengamankan keputusan tersebut untuk mensukseskannya," kata Abdul Aziz, Jumat (16/3).
Penolakan dari tingkat bawah PPP beberapa waktu lalu, dianggap Abdul Aziz bagian dari dinamika politik menjelang hari pesta demokrasi.
"Koalisi ini tetap solid. Calon tetap disukseskan dalam Pilkada Jakarta 2012 ini," tandasnya.
Dengan demikian rencana pendaftaran koalisi tiga partai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta dipastikan berjalan lancar pada Minggu (18/3) mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




