Pengurus Masjid Laporkan Hewan Kurban Minim

Minggu, 11 September 2016 | 11:50 WIB
B
JM
Penulis: BeritaSatu | Editor: JEM
Ilustrasi pedagang hewan kurban.
Ilustrasi pedagang hewan kurban. (Beritasatu.com)

Pontianak - Kabid Peternakan Dinas Peternakan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sambas, Makbullah mengatakan hingga saat ini jumlah pengurus masjid yang melaporkan jumlah hewan kurban guna dilakukan pemeriksaan kesehatan masih minim.

"Saat ini baru terdapat beberapa pengurus masjid yang telah melaporkan jumlah hewan kurban yang ada di masjidnya untuk dikurbankan," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Minggu (11/9).

Makbullah menjelaskan, seharusnya pengurus masjid melaporkan jumlah hewan yang akan dikurbankan  sehingga hewan-hewan kurban yang ada dapat segera dicek kesehatannya apakah aman atau tidak untuk disembelih dan dikonsumsi pada perayaan Idul Adha.

"Kita akui kita belum maksimal untuk melakukan pengecekan karena keterbatasan petugas. Namun, jika laporan itu disampaikan kepada petugas, maka petugas yang ada bisa  langsung diterjunkan," ujarnya.

Sebelumnya, kata Makbullah, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada sekitar 50 orang pengurus masjid tentang pemotongan hewan kurban.

"Kita telah gencar juga sosialisasikan, namun beginilah. Kita berharap segera melaporkan sebab masih ada waktu sebelum hari kurban," kata dia.

Terkait jumlah kurban di Sambas ia memperkirakan akan terjadi penurunan. Hal itu menurutnya berdasarkan pengakuan pedagang sapi yang ada di Sambas.

Harga ternak untuk kurban juga cenderung mengalami kenaikan. Di Kota Pontianak, untuk ternak sapi naik sekitar 20 persen.

Sapi dengan berat sekitar 100 kg lebih, dihargai Rp17 jutaan, atau naik Rp 3 juta dibanding tahun lalu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon