Begini Rumah Indent Rp 1,5 Miliar di Metland Menteng
Kamis, 10 November 2016 | 17:13 WIB
JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) gencar memasarkan rumah indent seharga Rp 1,5 miliar di proyek Perumahan Metland Menteng, Jakarta Timur. Proyek tersebut berdiri di atas lahan seluas 135 hektare (ha).
"Rumah indent tipe Limonium memiliki luas tanah 120 meter persegi dan luas bangunan 69 meter persegi dengan cicilan down payment (DP) Rp 8 jutaan selama 15 bulan," ujar Edwin H Wardhana, general manager Metland Menteng, dalam publikasinya, di Jakarta, Kamis (10/11).
Dia menambahkan, rumah dua lantai itu memiliki tiga kamar tidur dan dua kamar mandi. Konsep rumah itu mengusung desain bergaya modern minimalis dan berada di cluster Victoria, Metland Menteng. Saat ini, tipe Limonium sudah hampir sold out.
"Namun masih banyak tersedia untuk tipe-tipe lainnya karena Metland Menteng terus mengembangkan lahannya menjadi sebuah kawasan hunian yang benar-benar nyaman untuk ditinggali dan berada ditengah kawasan berprospek tinggi di Jakarta Timur," kata Edwin.
Menurut dia, pihaknya juga menggarap rumah dua lantai dengan tiga kamar tidur seharga Rp 1,1 miliar. Tipe dengan luas tanah 90 m2 dan bangunan 62 m2 sedianya direncanakan dengan dua kamar tidur. "Namun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dapat dibuat menjadi 3 kamar tidur. Tipe ini bisa diperoleh pula dengan cicilan down payment (DP) hanya Rp8 Jutaan selama 12 bulan," tutur dia.
Selain memasarkan rumah indent, kata dia, untuk menjawab kebutuhan rumah siap huni, Metland Menteng juga memasarkan rumah siap huni (ready stock) Tipe Aquilla dengan luas tanah 120 m2 dan luas bangunan 110 m2 dengan tiga kamar tidur. Rumah tipe ini dipasarkan dengan harga Rp 1,8 miliar. "Kebutuhan akan rumah siap huni dirasakan sangat tinggi dengan ditandai dengan cepat habisnya tipe Gracia yang sold out dalam waktu singkat.," jelasnya.
Edwin mengaku, pihaknya optimistis tipe Limonium dan Tipe Aquilla akan cepat terjual (sold out). Metland juga optimistis pasar properti semakin membaik seiring semakin membaiknya kondisi ekonomi. "Apalagi, ditambah dengan adanya kebijakan Tax Amnesty yang diharapkan berdampak pada perputaran roda ekonomi dan meningkatnya daya beli ke sektor properti," kata dia. (ed)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




