Bandara Temindung Ditutup karena Landas Pacu Tergenang

Senin, 28 November 2016 | 21:21 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Ilustrasi
Ilustrasi (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Samarinda - Pihak otoritas Bandara Temindung Samarinda sejak Senin pagi terpaksa menutup operasional bandara yang melayani penerbangan ke sejumlah wilayah pedalaman dan perbatasan di Kalimantan Timur serta Kalimantan Utara akibat sebagian landas pacu tergenang.

"Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung ditambah sebagian landas pacu tergenang sehingga operasional Bandara Temindung kami tutup. Penutupan tersebut bersifat sementara, sambil melihat kondisi. Jika landas pacu sudah kering dan cuaca mendukung, maka operasional bandara akan kembali dibuka," ujar Kepala Sub-Bagian Tata Usaha Bandar Udara Temindung Samarinda Sutrisno, Senin (28/11) sore.

Menurut dia, area landas pacu Bandara Temindung yang tergenang sepanjang 100 meter dan lebar empat meter dengan ketinggian air enam sentimeter.

Akibat penutupan tersebut, penerbangan ke sejumlah wilayah Kaltim dan Kalimantan Utara dibatalkan, yakni Samarinda ke Datah Dawai Kabupaten Mahakam Ulu, ke Melak Kabupaten Kutai Barat, Samarinda-Berau, dan penerbangan menuju Kota Balikpapan.

Hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah Kota Samarinda sejak Senin pagi menyebakan sejumlah kawasan di daerah itu terendam banjir.

Genangan air hampir terjadi di setiap wilayah dengan rata-rata ketinggin 50 sentimeter, bahkan di beberapa titik ketinggian air mencapai hampir satu meter.

Banjir yang melanda wilayah Kota Samarinda juga merendam sejumlah fasilitas umum, di antaranya RSUD AW Syahranie Samarinda dengan genangan air hingga ke sejumlah ruang perawatan, Markas Polsekta Samarinda Utara, SMK 2 Samarinda, serta Puskesmas Sungai Siring.

Banjir juga menyebabkan jalur Samarinda-Kota Bontang sempat lumpuh karena jalur Jalan Kesejahteraan hingga Jalan DI Panjaitan terendam cukup dalam sehingga sulit dilalui kendaraan.

"Kami sudah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi banjir, namun karena hari ini curah hujan cukup tinggi dan berlangsung lama sehingga terjadi banjir," kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

Ia menyatakan sudah meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah, agar memantau seluruh titik banjir dan memberikan bantuan kepada masyarakat.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon