Menteri Susi: Perikanan Jadi Andalan Utama Indonesia
Kamis, 20 April 2017 | 18:48 WIB
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, sektor kelautan dan perikanan saat ini menjadi andalan utama sumber perekonomian Republik Indonesia karena berkelanjutan tidak seperti halnya sektor pertambangan.
"Sumber daya kita yang kaya seperti minyak dan tambang, sudah hampir habis dan tidak akan kembali. Tapi, kita masih punya satu kelautan dan perikanan, sumber daya alam yang sustainable, yang bisa terus-menerus sustain," kata Menteri Susi dalam acara pelantikan Inspektur Jenderal KKP Muhammad Yusuf di Jakarta, Kamis (20/4).
Menurut Susi, hal tersebut dapat tercapai hanya bila sumber daya alam sektor kelautan dan perikanan benar-benar dijaga dengan benar oleh berbagai pihak.
Menteri Susi berpendapat, terbitnya Perpres Nomor 44 tertanggal 18 Mei 2016 adalah salah satu bentuk komitmen Presiden Joko Widodo untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia.
Perpres tersebut, yang memasukkan aktivitas perikanan tangkap ke dalam daftar negatif investasi asing, dinilai merupakan sebuah kemenangan nasional milik bangsa Republik Indonesia.
"Itu adalah suatu kemenangan nasional, kemenangan bangsa Indonesia. Tetapi apabila kita tidak bisa menjaga ini, maka habislah sumber daya alam terakhir yang kita punya," ucapnya.
Dia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap sumber daya laut Indonesia yang sangat beragam dan berharga.
Untuk itu, ujar dia, berbagai kebijakan KKP dalam memberantas pencurian ikan seperti moratorium kapal dinilai sudah menunjukkan hasil yang baik dalam menjaga laut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




