Rusia Sebut Trump dan Kim Seperti Anak TK

Sabtu, 23 September 2017 | 16:35 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov di Moskow, Rabu pekan lalu.
Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov di Moskow, Rabu pekan lalu. (AFP PHOTO /KIRILL KUDRYAVTSEV )

Moskwa - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengibaratkan perang kata-kata antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sebagai pertengkaran antar bocah.

Kim sebelumnya mengatakan Trump mengalami "gangguan mental" setelah Trump mengancam akan menghancurkan negaranya.

Trump merespons di Twitter dengan menyebut Kim Jong-un "pria gila" yang "akan kami uji seperti yang tak pernah (dia) alami sebelumnya".

Menurut Lavrov, kondisi yang memanas ini perlu dihentikan sementara untuk "mendinginkan kepala-kepala yang panas".

"Betul, memang tidak boleh diam saja menyaksikan petualangan nuklir militer Korea Utara, namun juga tidak boleh untuk menyulut perang di Semenanjung Korea," ujar Lavrov, Jumat (22/9).

Dia menyerukan dilakukannya proses politik di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Bersama Tiongkok kami akan terus mencari pendekatan yang masuk akal dan bukan yang emosional seperti para bocah di taman kanak-kanak yang hendak bertengkar dan tidak ada yang bisa menghentikan mereka," kata Lavrov.

Dalam pidatonya di PBB, Trump mengancam akan menghancurkan total Korea Utara kalau Amerika Serikat dipaksa mempertahankan diri dan sekutunya.

Dia juga menjuluki Kim sebagai "manusia roket yang sedang dalam misi bunuh diri."

Kim tampaknya sangat marah atas pernyataan Trump tersebut sampai mengeluarkan pernyataan pribadi. Kim mengatakan Trump akan membayar mahal atas pidatonya itu, yang dia katakan berisi omong kosong yang sangat kasar.

Trump, kata Kim, telah mengina negaranya di depan mata dunia dan mengancam akan membalas dengan api.

Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho mengatakan Pyongyang mungkin akan mengetes bom hidrogen di Samudera Pasifik sebagai respons atas ancaman Trump.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon