Polisi Olah TKP, Karyawan di Tower 2 BEI Diliburkan

Selasa, 16 Januari 2018 | 17:13 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Petugas berjaga di belakang garis polisi, saat dilakukan proses evakuasi usai peristiwa ambruknya selasar di gedung II Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin 15 Desember 2018.
Petugas berjaga di belakang garis polisi, saat dilakukan proses evakuasi usai peristiwa ambruknya selasar di gedung II Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin 15 Desember 2018. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Puslabfor Mabes Polri bersama Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki insiden ambruknya selasar Mezzanine Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Selasa (16/1).

Karyawan di Tower 2 BEI diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan. Petugas kepolisian dan keamanan gedung tampak berjaga-jaga di sekitar gedung.

Setiap karyawan yang hendak masuk terlebih dahulu diperiksa ketat oleh petugas. Karyawan hanya diperbolehkan masuk ke Tower I, sementara karyawan dilarang masuk ke Tower II.

Penjagaan ketat dilakukan oleh tiga orang satpam di pintu masuk Tower 1 lengkap dengan alat detektor manual di tangan kanan. Setiap orang yang memasuki gedung diperiksa dengan intensif, termasuk tas dan ransel.

Menurut pakar konstruksi dari Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia, Mushanif Mukti, diperlukan waktu 1 bulan untuk mengetahui menyebab ambruknya selasar Mezzanine BEI.

"Dalam sebulan itu yang diteliti adalah kejadiannya, waktunya kapan, dan kondisinya termasuk kondisi material bangunan yang runtuh itu, berat beban, dan usia bangunan," kata Mushanif.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon