Aiman Latihan Mandiri Hadapi Tour de Indonesia
Jumat, 19 Januari 2018 | 17:13 WIB
Jakarta - Aiman Cahyadi yang merupakan salah satu pembalap potensial Indonesia menempa latihan mandiri demi meraih sukses pada kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia (TdI) 2018 dari Candi Prambanan, Yogjakarta menuju Bali, 25-28 Januari.
"Ya, saya latihan sendiri sambil menunggu tim tiba di sini," kata Aiman Cahyadi yang saat ini memperkuat tim asal Malaysia, Team Sapura Cycling ketika dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (19/1).
Selama ini Aiman menjalani latihan yang dilakukan dipusatkan di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sedangkan rekan satu timnya berlatih di Malaysia. Lokasi latihan Aiman hampir sama dengan yang digunakan KFC Cycling Team, PGN Cycling Team, maupun Timnas Indonesia.
Pembalap asal Bandung, Jawa Barat ini sudah memasuki tahun kedua dikontrak oleh tim asal Negeri Jiran itu. Prestasinya selama bersama Sapura juga cukup mentereng karena mampu memenangi salah satu etape di Tour de Selangor 2017. Begitu juga saat turun di Tour de Siak 2017.
Team Sapura Cycling yang bisa dikatakan sebagai tim baru namun sudah mampu membuat kejutan prestasi. Untuk TdI 2018, tim ini akan menurunkan pembalap terbaik termasuk Aiman Cahyadi yang merupakan satu-satunya pembalap Indonesia yang memperkuat tim asal Malaysia.
Sebelumnya ada juga Dadi Suryadi yang memperkuat Terengganu Cycling Team, Malaysia. Namun, kerja samanya tahun ini sudah berakhir dan pembalap kelahiran Sumedang itu saat ini berlatih ke tim kontinental baru asal Indonesia, PGN Cycling Team.
Adapun andalan Sapura selain Aiman Cahyadi sesuai data yang masuk ke PB ISSI adalah Jesse Ewart (Australia) dan Dylan Page (Swiss). Selain itu ada nama pebalap asli Malaysia seperti Muhammad Zawawi Azman, Muhammad Adiq Husaine, Muhammad Nur Aiman, dan Mohammad Izzat Hilmi.
"Saya akan terus berusaha meraih hasil terbaik karena cari rezeki di balapan," kata pebalap yang juga suami dari pembalap putri nasional, Yanthi Fuchiyanti itu.
Aiman pada TdI 2018 dipastikan akan bersaing ketat untuk meraih hasil terbaik minimal untuk memperebutkan predikat pebalap Indonesia terbaik. Lawan yang bakal dihadapi di antaranya adalah Dadi Suryadi (PGN) hingga dua pembalap KFC Cycling Team Jamal Hibatulloh dan Imam Arifin.
Selain itu juga akan berhadapan dengan pembalap yang memperkuat Timnas Indonesia yaitu Projo Waseso, Abdul Soleh, Erik Andrianto, Elan Riyadi, Bernard van Aert, Warseno dan Nandra Eko Wahyudi.
TdI 2018 terbilang istimewa meski rute yang dilakui tidak sepanjang sebelumnya yaitu dari Jakarta menuju Denpasar Bali. Namun, untuk tahun ini level meningkat dari 2.2 menjadi 2.1 UCI. Balapan tahun ini hanya empat etape yaitu dari Candi Prambanan-Ngawi, Madiun-Mojokerto, Probolinggo-Banyuwangi, dan Gilimanuk-Denpasar dengan peserta 16 tim dalam dan luar negeri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




