Permainan Tradisional Memupuk Jiwa Toleran pada Anak
Minggu, 25 Maret 2018 | 14:23 WIB
Jakarta - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mengajak keluarga Indonesia untuk membangkitkan kembali permainan tradisional melalui gerakan sosial #JamMainKita. Acara soft launching gerakan tersebut digelar di area Silang Timur Monas dengan menggelar Arena Permainan Tradisional seperti gobak sodor, lompat karet, engklek, dan lainnya.
"Indonesia kaya akan budaya dan memiliki banyak permainan tradisional yang hampir terlupakan. Kami berharap gerakan sosial #JamMainKita ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan mempopulerkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda kita," kata Ketua LPAI, Seto Mulyadi, di Silang Timur Monas, Jakarta, Minggu (26/3).
Dibandingkan bermain gawai, pria yang akrab disapa Kak Seto ini menyampaikan, permainan tradisional bisa menumbuhkan jiwa sosial dan lebih menghargai perbedaan. Selain itu, permainan tradisional juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan anak Indonesia.
"Gerakan ini dibuat untuk menjadikan anak Indonesia lebih sehat dan pintar. Ini kan seperti olahraga yang banyak gerak, sehingga dapat meningkatkan aliran darah ke otak , membuat anak menjadi lebih mudah berpikir dan tidak mudah melampiaskan energi negatif.Dalam jangka panjang, permainan tradisional juga bisa membuat NKRI lebih kokoh, karena sejak kecil sudah terbiasa main bersama dan menghargai perbedaan," kata Kak Seto.
Meski begitu, bukan berarti anak-anak tidak boleh sama sekali menggunakan gawai. Menurut Kak Seto, pemanfaatannya juga tetap penting dalam proses belajar. "Apapun yang berlebihan, hasilnya tidak akan baik. Untuk penggunaan gadget, sebaiknya hanya untuk keperluan pendidikan saja. Kalau sudah di rumah, lebih baik main permainan tradisional bersama teman atau orang tua," imbuhnya.
Tidak hanya di Jakarta, Kak Seto mengatakan gerakan #JamMainKita juga akan digelar di berbagai kota di seluruh Indonesia, sehingga nantinya permainan tradisional bisa kembali menjadi tradisi anak-anak Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




