Polisi Peringatkan Warga Tidak Mendekat ke TKP Ledakan Bom
Minggu, 13 Mei 2018 | 12:15 WIB
Surabaya - Petugas Kepolisian Sektor Gubeng, Surabaya Jatim memperingatkan dan menghalau masyarakat yang ingin melihat dari dekat tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom di Gereja Santa Maria Ngagel, Surabaya.
"Bapak ibu, sudah saya peringatkan jangan mendekat dan jangan merekam menggunakan telepon genggam, ini bukan tontonan," kata Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto saat menghalau warga di sekitar Gereja Santa Maria, Minggu (13/5).
Bersama dengan pasukan pengendali masa, dia membawa pengeras suara terus meneriakkan supaya masyarakat menjauhi lokasi terjadinya ledakan bom.
"Kami mengimbau kepada masyarakat jangan mendekat ke lokasi, karena ini bukan tontonan, setiap 10 menit saya akan terus menghalau dan biarkan petugas kepolisian bekerja," katanya.
Ia mengatakan, bagi yang tidak berkepentingan dilarang mendekat ke lokasi kejadian, karena petugas kepolisian masih bekerja mengolah tempat kejadian perkara.
Sementara warga yang sebelumnya melihat dari radius 200 meter dari lokasi kejadian harus mundur sampai dengan jarak 500 meter dari lokasi. "Itu yang membawa sepeda motor jangan mendekat, harus saya bilang berapa kali supaya mundur," katanya.
Masyarakat yang sedari pagi melihat lokasi kejadian, akhirnya mundur dan menjauh dari lokasi kejadian dan berangsur-angsur membubarkan diri.
Di lokasi kejadian, petugas kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sekitar 10 unit kendaraan ambulans juga disiagakan di lokasi kejadian. Bahkan, dua unit ambulans sudah keluar dari lokasi kejadian dengan membawa korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




