Prabowo Minta TNI, Polri dan BIN Netral dalam Pilkada
Senin, 25 Juni 2018 | 20:51 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, dan Polri netral di pilkada dan pemilu. Pasalnya, tiga lembaga itu milik seluruh rakyat.
"Janganlah lembaga yang begitu penting, institusi yang begitu menentukan kehidupan bangsa dan negara. Janganlah tadi disebut Ketua MPR (Zulkifli Hasan) menjadi hanya membela salah satu pihak," kata Prabowo di rumah dinas Ketua MPR di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Senin (25/6).
Prabowo mengatakan, BIN, TNI, dan Polri adalah lembaga kebanggaan rakyat Indonesia sehingga dibutuhkan polisi, intelijen, serta tentara yang kuat dan hebat.
"Siapa tahu suatu saat Gerindra dan PAN (Partai Amanat Nasional) dan mungkin mitra-mitra lain mendapat kepercayaan untuk memimpin negara ini. Kami akan bikin polisi yang sangat hebat, tentara yang kuat dan hebat, intelijen yang kuat dan hebat," ungkapnya.
Dia meminta penguasa tidak memanfaatkan ketiga lembaga negara itu untuk kepentingan kelompok tertentu.
"Saya percaya bahwa di ujungnya tidak akan bisa ada yang melawan kehendak rakyat," pungkas Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




