Empat SMA yang Seluruh Siswa Tidak Lulus UN
Senin, 4 Juni 2012 | 21:17 WIB
Punya data tentang sekolah, misalnya guru sudah cukup atau tidak.
Dalam UN SMA/MA tahun 2012, ada empat sekolah dengan tingkat kelulusan nol persen atau semua siswa di sekolah itu tidak lulus, yaitu SMA Swasta Dorema Medan (4 siswa), Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Maarif Bengkel Kabupaten Langkat Sumatera Utara (11 siswa), MAS Al Jabbar Lainea Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (19 siswa), dan MA Nahldatul Wathan Kabupaten Halmahera Timur Maluku Utara (7 siswa).
Selain itu, ada 11 SMA/MA yang tingkat kelulusannya kurang dari 25 persen antara lain SMAN 1 Serawai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat (106 siswa), SMA Swasta Kristen Tesbatan Kabupaten Kupang NTT (80 siswa), SMA Al-Husna Kresek Kabupaten Tangerang Banten (42 siswa), dan MA Raudah Kabupaten Tual Maluku (41 siswa).
Khairil mengatakan di tingkat SMP/MTs memang tidak ada sekolah dengan tingkat kelulusan UN nol persen. Namun, ada 25 sekolah dengan tingkat kelulusan kurang dari 25 persen seperti SMP YPK Rehobot Kaimana (59 siswa) dan SMP BK Balamoa Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah (49 siswa).
Demikian sebut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar, Senin (4/6).
Disebutkan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan hasil analisis ujian nasional (UN) kepada sejumlah sekolah dengan tingkat kelulusan rendah. Analisis akan dibuat sedetil mungkin agar sekolah bisa melakukan perbaikan secara tepat.
“Hasil UN sedang kami susun untuk diberikan ke sekolah dalam bentuk informasi. Misalnya Matematika, secara khusus akan kita beri tahu kelemahan di bagian apa, Bahasa Indonesia, kelemahannya di kompetensi apa,” ungkap Khairil.
Khairil menuturkan analisis akan diselesaikan pada Juni 2012. Pihaknya memberikan rekomendasi kepada pemda untuk melakukan intervensi tertentu. Misalnya, dari sisi guru atau fasilitas.
“Kami punya data tentang sekolah, misalnya guru sudah cukup atau tidak, pengajar Matematika berlatarbelakang Matematika atau bukan, laboratorium cukup atau tidak, perpustakaan ada atau tidak, dari data itu kita kawinkan untuk rekomendasi pemda,” ujarnya.
Dalam UN SMA/MA tahun 2012, ada empat sekolah dengan tingkat kelulusan nol persen atau semua siswa di sekolah itu tidak lulus, yaitu SMA Swasta Dorema Medan (4 siswa), Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Maarif Bengkel Kabupaten Langkat Sumatera Utara (11 siswa), MAS Al Jabbar Lainea Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (19 siswa), dan MA Nahldatul Wathan Kabupaten Halmahera Timur Maluku Utara (7 siswa).
Selain itu, ada 11 SMA/MA yang tingkat kelulusannya kurang dari 25 persen antara lain SMAN 1 Serawai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat (106 siswa), SMA Swasta Kristen Tesbatan Kabupaten Kupang NTT (80 siswa), SMA Al-Husna Kresek Kabupaten Tangerang Banten (42 siswa), dan MA Raudah Kabupaten Tual Maluku (41 siswa).
Khairil mengatakan di tingkat SMP/MTs memang tidak ada sekolah dengan tingkat kelulusan UN nol persen. Namun, ada 25 sekolah dengan tingkat kelulusan kurang dari 25 persen seperti SMP YPK Rehobot Kaimana (59 siswa) dan SMP BK Balamoa Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah (49 siswa).
Demikian sebut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar, Senin (4/6).
Disebutkan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan hasil analisis ujian nasional (UN) kepada sejumlah sekolah dengan tingkat kelulusan rendah. Analisis akan dibuat sedetil mungkin agar sekolah bisa melakukan perbaikan secara tepat.
“Hasil UN sedang kami susun untuk diberikan ke sekolah dalam bentuk informasi. Misalnya Matematika, secara khusus akan kita beri tahu kelemahan di bagian apa, Bahasa Indonesia, kelemahannya di kompetensi apa,” ungkap Khairil.
Khairil menuturkan analisis akan diselesaikan pada Juni 2012. Pihaknya memberikan rekomendasi kepada pemda untuk melakukan intervensi tertentu. Misalnya, dari sisi guru atau fasilitas.
“Kami punya data tentang sekolah, misalnya guru sudah cukup atau tidak, pengajar Matematika berlatarbelakang Matematika atau bukan, laboratorium cukup atau tidak, perpustakaan ada atau tidak, dari data itu kita kawinkan untuk rekomendasi pemda,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
ARTIKEL TERPOPULER
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




