Charles: Pelantikan Andika Tak Perlu Jadi Polemik

Kamis, 22 November 2018 | 18:26 WIB
HS
YD
Penulis: Hotman Siregar | Editor: YUD
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan), memberikan selamat kepada KSAD yang baru Jendral TNI Andika Perkasa (kiri), usai upacara pelantikan KSAD di Istana Negara, Jakarta, Kamis 22 November 2018.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan), memberikan selamat kepada KSAD yang baru Jendral TNI Andika Perkasa (kiri), usai upacara pelantikan KSAD di Istana Negara, Jakarta, Kamis 22 November 2018. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao.)

Jakarta- Pelantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Jokowi tanpa menunggu masa pensiun Jenderal Mulyono pada Januari 2019, adalah hal yang tepat dari sisi waktu dan momentum. Hal ini agar TNI AD di bawah kepemimpinan baru punya cukup waktu melakukan konsolidasi untuk melaksanakan tugas-tugas pengamanan pada Pemilu Serentak April 2019.

Anggota Komisi I dari PDI Perjuangan Charles Honoris mengatakan, dengan usia yang masih jauh dari masa pensiun (53 tahun), Jenderal Andika masih punya masa yang relatif panjang untuk bisa mengimplementasikan kebijakan-kebijakan dalam rangka melanjutkan agenda reformasi TNI.

"Selama ini KSAD memang hanya dijabat 1-2 tahun, sehingga kesempatan menghasilkan kerja yang berdampak jangka panjang semakin terbatas," ujar Charles di Jakarta, Kamis (22/11).

Charles juga mengingatkan agar pelantikan Kasad baru tak menjadi spekulasi macam-macam. Menurutnya, lebih baik sama-sama menunggu dan awasi bersama kerja-kerja TNI AD di bawah kepemimpinan Jenderal Andika.

"Selamat bertugas dan semoga TNI AD di bawah kepemimpinan Jenderal Andika mampu terus mengawal NKRI," tandas Charles.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon