Meski Dicicil, Gaji Pemain Mulai Dibayar

Kamis, 7 Juni 2012 | 15:12 WIB
WA
B
Penulis: Wimbo Satwiko/ Yusuf Abdillah | Editor: B1
Pertandingan ISL.
Pertandingan ISL. (Antara)
APPI memberikan apresiasi pada sejumlah klub, baik ISL maupun IPL.

Upaya Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia untuk menekan klub agar membayar gaji para pemainnya mulai membuahkan hasil. APPI mengumumkan bahwa sejumlah klub mulai membayar gaji para pemainnya, meski dicicil.

Hal ini terjadi setelah APPI mengeluarkan pernyataan yang memberikan deadline pada klub, baik ISL maupun IPL, untuk membayar gaji para pemain paling lambat 7 Juni. Untuk memperkuat langkahnya, APPI juga menggelar pertemuan dengan dua administrator liga, PT Liga Indonesia sebagai penyelenggara ISL dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo sebagai administrator IPL.

“Ada itikad baik dari sebagian klub untuk membayar gaji pemainnya dan sudah ada klub yang memenuhi kewajibannya. Tapi, kami juga masih perlu mencari solusi untuk klub yang belum membayar rekan-rekan kami. Kami mencoba mengerti kondisi klub, makanya kami tidak menuntut 100 persen hak kami. Tapi paling tidak minimal 50 persen dibayar dan juga tergantung kondisi klub untuk merealisasikan pembayaran gaji itu,” kata presiden APPI Ponaryo Astaman, hari ini.

APPI, yang diwakili oleh Ponaryo, Bambang Pamungkas, ketua eksekutif Valentino Simanjuntak, dan tim legal bertemu dengan PTLI dan perwakilan klub, Senin (4/6) lalu. Sehari sesudahnya, perwakilan APPI minus Ponaryo bertemu dengan pihak LPIS yang hanya diwakili oleh ketua eksekutif, Widjajanto.

“Widja cukup terbuka dengan kedatangan kami, tapi dia hanya memberi tekanan pada ketua eksekutif tiap klub untuk membayar gaji pemain. Ada hal yang berbeda antara klub ISL dan IPL. Klub IPL mempunyai masalah dengan konsorsium. Tapi, saya bilang bahwa masalah ini harus diselesaikan. Saat kami tidak dibayar empat bulan, wajar jika kami mempertanyakan hak kami. Ada respons positif dari LPIS untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Bambang, yang juga anggota komite eksekutif APPI.

Tenggat Diundur 15 Juni
APPI memberikan apresiasi pada sejumlah klub, baik ISL maupun IPL, yang tidak memiliki masalah untuk memenuhi hak pemainnya. Mereka adalah Persipura Jayapura, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Gresik United, Persib Bandung, Semen Padang, dan Persebaya Surabaya IPL.

Sementara itu, beberapa klub juga mulai membayarkan gaji para pemainnya meski belum 100 persen. Tapi, ada juga klub-klub yang belum membayar gaji para pemainnya dengan durasi maksimal enam bulan, bahkan manajemen klub tidak mau bertemu dengan para pemain.

Dengan kondisi yang sulit, APPI tetap menghimbau anggotanya untuk memenuhi seluruh kewajibannya sebelum menuntut haknya. Dan untuk klub-klub yang belum membayar gaji pemainnya, APPI memberikan waktu tambahan hingga 15 Juni mendatang.

Jika tenggat waktu terakhir yang diberikan juga tidak dipenuhi, APPI berencana untuk melakukan aksi solidaritas untuk para anggotanya.

“Bentuk aksi solidaritas masih kami pikirkan. Hingga saat ini ada tiga opsi dan dalam waktu dekat akan mengerucut pada satu opsi. Kami tidak mau mengumumkan apa rencana kami karena nanti akan ada antisipasi. Apa yang kami minta hanyalah hak kami. Mogok bukanlah opsi yang kami inginkan, tapi kalau semua jalan buntu bukan tidak mungkin mogok akan dilakukan,” kata Bambang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon