Golkar: Klaim 62 Persen Prabowo-Sandi Perlu Dibuka ke Publik

Kamis, 18 April 2019 | 20:43 WIB
CP
YD
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: YUD
Ketua Umum Partao Golkar Airlangga Hartarto.
Ketua Umum Partao Golkar Airlangga Hartarto. (Beritasatu.com/Markus Junianto Sihaloho)

Jakarta, Beritasatu.com – Pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) diminta membuka hasil data penghitungan internal. Hal ini menyusul klaim kemenangan Prabowo-Sandi dengan angka 62 persen.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Golkar (PG) Airlangga Hartarto saat diminta tanggapan oleh awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/4). "Bukan bahaya, dasarnya (data Prabowo-Sandi) harus dipublish (umumkan) dulu," kata Airlangga.

Menurut Airlangga, paslon 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) yang diusung salah satunya oleh PG, tetap menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Tentu kita harus punya rujukan dan kita menunggu hasil resmi dari KPU," ujar Airlangga.

Terkait quick count atau hitung cepat lembaga-lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf, Airlangga merasa gembira. "Kalau tanggapan selalu senang karena 01 sudah berdasarkan dari berbagai quick count sudah kelihatan," ucap Airlangga.

Airlangga juga menyebut, "Berdasarkan teori statistik dan berdasarkan pengalaman tidak jauh berbeda antara hasil dari quick count dan hasil resmi KPU yang masih kita tunggu." Pada bagian lain, Airlangga pun senang dengan hasil Pemilu Legislatif (Pileg), khususnya suara PG.

"Partai Golkar dalam berbagai survei memang masuk dalam dua besar dan kami masih menunggu hasil daripada perhitungan di KPU. Kemudian tentu konvensi suara itu berbasis kepada sainte lague murni. Itu nanti akan menghitung kursinya," demikian Airlangga. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon