Rusia Buka Layanan Kereta Wisata ke Kutub Utara

Kamis, 6 Juni 2019 | 16:59 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Kereta wisata pertama yang melakukan perjalanan uji coba menuju wilayah kutub utara,  resmi berangkat dari stasiun Saint Petersburg, Rabu (5/6/2019), dengan membawa 91 penumpang.
Kereta wisata pertama yang melakukan perjalanan uji coba menuju wilayah kutub utara, resmi berangkat dari stasiun Saint Petersburg, Rabu (5/6/2019), dengan membawa 91 penumpang. (Beritasatu Photo/Istimewa)

Saint Petersburg, Beritasatu.com - Kereta wisata pertama yang melakukan perjalanan uji coba menuju wilayah wilayah kutub utara, resmi berangkat dari stasiun Saint Petersburg, Rabu (5/6/2019), dengan membawa 91 penumpang.

Direktur eksekutif dari agen wisata Lernidee Erlebnisreisen, Nurlan Mukash, mengatakan, kawasan kutub utara selalu mempesona semua orang.

"Destinasi ini telah dikembangkan oleh agen-agen wisata Kanada dan Norwegia. Namun, hal ini belum digarap oleh agen wisata Rusia," kata Nurlan Mukash, dilansir Beritasatu.com dari AFP, Kamis (6/6/2019).

Kereta yang diberi nama Zarengold (The Tsars Gold atau Emas Tsars) ini, dilengkapi dengan dua gerbong restoran, melakukan perjalanan dari Saint Petersburg melalui Petrozavodsk, kota bersejarah Kem dan Murmansk.

Di Murmansk, yang sejauh ini merupakan kota terbesar di utara lingkaran antartika, para wisatawan akan turun dari kereta dan melanjutkan perjalanan dengan bus ke Kirkenes di Norwegia, sebelum mengakhiri perjalanan mereka dengan menggunakan kapal ke Oslo atau melalui udara ke pulau Spitsbergen.

Menurut pihak agen wisata yang menjadi penyelenggara, seluruh perjalanan akan memakan waktu 11 hari dan memungkinkan penumpang untuk menemukan daerah-daerah yang sulit diakses dengan cara lain.

Untuk perjalanan perdana ini, sebanyak 91 wisatawan ikut serta yang tercatat datang dari tujuh negara termasuk AS, Jerman, Norwegia, dan Rusia. "Di masa depan, kami berharap dapat mengoperasikan kereta wisata ini secara teratur," kata Mukash.

Mukash menambahkan, kereta wisata ini diharapkan akan berjalan dua kali tahun depan dan empat kali pada tahun 2021.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon