Pertama di Dunia, Pentas Kolosal Topeng Gajah Mada
Jumat, 25 Oktober 2019 | 08:45 WIB
Tabanan, Beritasatu.com - Festival Ulun Danu Beratan kelima 2019 dibuka di DTW Ulun Danu, Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (24/10/2019). Festival digelar 24-27 Oktober ini.
Ada hal spesial saat pembukaan festival, yakni pementasan Wayang Emas Majapahit dan Topeng Gajah Mada. Disebut-sebut, pementasan ini yang pertama di dunia.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang membuka acara tersebut mengungkapkan, pentas tersebut bertujuan untuk menebar vibrasi perdamaian Nusantara untuk kerahayuan bumi.
"Pementasan ini dijadikan sebagai bentuk kepedulian terhadap Tanah Air dan leluhur kita, maka kita hadirkan sesuatu yang sakral, khususnya Majapahit yang dahulu pernah mensejahterakan Indonesia. Mudah-mudahan saja bisa memberikan makna luar biasa khususnya bagi masyarakat Tabanan Bali dan juga Indonesia," ujar Bupati Eka.
Ni Putu Eka Wiryastuti menambahkan, pementasan sengaja diadakan di DTW Ulun Danu Beratan, karena Ulun Danu diyakini sebagai cakra buana atau inti bumi.
Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika mengungkapkan, tema yang digunakan pada festival tersebut adalah Tri Semaya, Atita, Nagata, Wartamana yang memiliki arti membangun keharmonisan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Pementasan Wayang Emas Majapahit dan Topeng Gajah Mada merupakan hasil kerja sama antara DTW Ulun Danu dengan Griya Peling yang berada di Banjar Padangtegal Kaja, Desa Pakraman Padangtegal, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar.
Selain disajikan kolosal, Wayang Emas dan Topeng Gajah Mada kental dengan nuansa sakral. Keduanya kini menjadi artefak dari masa pemerintahan Majapahit (1293-1478). Disimpan di Griya Peling, Wayang Emas memang memiliki kekuatan mistis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




