33 Persen Aplikasi Android Terancam Malware
Minggu, 29 Juli 2012 | 21:21 WIB
Dengan tingginya angka malware, hal ini membuat semua perangkat yang menjalankan Android berpotensi mengalami gangguan dalam berbagai tingkatan.
Sebuah perusahaan pengamanan online, merilis data terbaru tentang banyaknya aplikasi Android yang berisikan beberapa jenis malware.
BT, perusahaan pengamanan online menyatakan bahwa lebih dari 33 % dari seluruh aplikasi Android, berpotensi terancam malware berisi beberapa jenis malware.
Hasil tersebut didasarkan atas hasil analisa mereka dari sekitar 1000 aplikasi Android yang berdar saat ini.
Dengan tingginya angka malware, hal ini membuat semua perangkat yang menjalankan Android berpotensi mengalami gangguan dalam berbagai tingkatan.
Hasil penelitian BT tersebut dirilis dalam konferensi NetEvents America, yang menunjukan adanya penemuan malware saat mereka melakukan tinjauan terhadap perangkat Samsung Galaxy S III.
Namun, BT sendiri tidak mengungkapkan apakah malware yang ditemukan itu berasal dari aplikasi Google PlayStore atau bukan.
Selama ini perangkat Android mampu mengunduh aplikasi dari sejumlah situs dan toko aplikasi lainnya. Bisa saja analisa yang dikeluarkan oleh BT ini hanya merilis data dari luar Google Play Store yang memang tidak mempunyai quality control terhadap aplikasi tersebut.
Sebuah perusahaan pengamanan online, merilis data terbaru tentang banyaknya aplikasi Android yang berisikan beberapa jenis malware.
BT, perusahaan pengamanan online menyatakan bahwa lebih dari 33 % dari seluruh aplikasi Android, berpotensi terancam malware berisi beberapa jenis malware.
Hasil tersebut didasarkan atas hasil analisa mereka dari sekitar 1000 aplikasi Android yang berdar saat ini.
Dengan tingginya angka malware, hal ini membuat semua perangkat yang menjalankan Android berpotensi mengalami gangguan dalam berbagai tingkatan.
Hasil penelitian BT tersebut dirilis dalam konferensi NetEvents America, yang menunjukan adanya penemuan malware saat mereka melakukan tinjauan terhadap perangkat Samsung Galaxy S III.
Namun, BT sendiri tidak mengungkapkan apakah malware yang ditemukan itu berasal dari aplikasi Google PlayStore atau bukan.
Selama ini perangkat Android mampu mengunduh aplikasi dari sejumlah situs dan toko aplikasi lainnya. Bisa saja analisa yang dikeluarkan oleh BT ini hanya merilis data dari luar Google Play Store yang memang tidak mempunyai quality control terhadap aplikasi tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




