Dipastikan Tepat Sasaran, Jateng Salurkan Sembako Pakai Aplikasi Android
Kamis, 14 Mei 2020 | 11:24 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas Bansos masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Pos Jalan Imam Barjo, Kota Semarang, Rabu (13/5/2020). Penyaluran bantuan tahap pertama sebanyak 28.471 paket untuk tiga kota di Jawa Tengah.
Tiga kota tersebut masing-masing untuk Kota Semarang ada 26.954 paket, Salatiga 201 paket, dan Solo 1316 paket. Penyaluran bantuan didukung dengan menggunakan sistem aplikasi android untuk memastikan tepat sasaran sesuai data penerima.
"Inilah pasukan yang akan mengantar bantuan langsung menuju alamat yang dituju. Nantinya wajah penerima difoto, NIK dan KK penerima, sehingga langsung terkonfirmasi, ke kantor pos maupun ke kita (Pemprov Jateng)," ujar Ganjar Pranowo.
Sistem aplikasi andorid Id Fleet diciptakan khusus untuk penanganan bantuan tersebut. Menurut Ganjar, upaya itu merupakan bentuk kerja sama yang praktis antara PT Pos Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Datanya nanti langsung terkonfirmasi realtime, harian," lanjutnya.
Ia berharap, Bantuan Sosial Masyarakat Terdampak Covid-19 tersebut dapat tepat sasaran. "Semoga bapak, ibu bisa menerima dengan baik. Nanti yang kurang kita carikan cara berikutnya agar semua terbantu dengan baik," harapnya.
Disinggung mengenai paket bantuan yang diberi stiker berslogan "Tetap Semangat Corona Pasti Minggat", Ganjar justru mengaku sengaja untuk memberikan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi Virus corona. "Kita ajak masyarakat semangat, saling menyemangati. Ini bentuk gotong-rotong," terang dia.
Sementara itu, Vice President Informasi dan Komunikasi Teknologi PT Kantor Pos Jakarta, Poerwanto S menyampaikan bahwa petugas pengantar bantuan dipastikan menggunakan aplikasi android Id Fleet. Itu untuk memastikan kiriman diterima sesuai alamat yang terdaftar.
"Nanti petugas akan memotret wajah, NIK KTP, KK dan penerima diwajibkan membubuhkan tanda tangan pada aplikasi tersebut. Setelah itu dikirim ke server," jelasnya.
Penggunaan aplikasi dalam penyaluran bantuan tersebut, kata Poerwanto, untuk memastikan ketepatan pengiriman kepada penerima. Selain itu, untuk percepatan pelaporan data.
"Dari situlah kita meyakini bahwa kiriman itu diserahkan kepada orang yang dituju," imbuhnya.
Menurutnya, aplikasi tersebut juga nantinya digunakan pada penyaluran bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk perantau yang berada di Jabodetabek. Bahkan, aplikasi akan ditambah fitur berupa Inventory System, untuk mengetahui barang yang sudah dikelola dan dikirim ke penerima.
"Jadi untuk bantuan di Jabodetabek akan ditambah fitur pada aplikasi. Fitur ini supaya Pemprov tahu barang apa saja yang sudah dibeli dan dikelola untuk dikirim ke penerima," ungkapnya.
Terkait armada yang digunakan untuk penyaluran, saat ini di Kota Semarang telah disiapkan roda empat dan sepeda motor.
"Jumlah armada akan disesuaikan, tapi kita siapkan mobil dan sepeda motor. Motor ini untuk jengakauan akses yang sulit misalnya gang dan lainnya," tandasnya.
Salah seorang penerima bansos, Ngatini, warga Jalan Kelud Selatan III, Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, mengaku senang dan berterima kasih karena Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah memberinya bantuan.
"Terima kasih sekali saya dapat bantuan dari Pemprov. Selama ini saya kan janda, jadi bermanfaat sekali dapat bantuan seperti ini," ujar Ngatini saat ditemui di rumahnya.
Ngatini mengaku selama pandemi Covid-19 ini ia makan seadanya karena usaha salonnya sepi. Untuk makan sehari-hari ia terkadang juga mendapat bantuan dari tetangga.
"Selama ada covid ini dapat bantuan dari tetangga, saya kan usaha salon dan sekarang sepi. Makan seadanya. Dapat bantuan ini terima kasih sekali," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




