Jumlah Virus yang Menyasar Android Meningkat Tiga Kali Lipat
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 17:53 WIB
Para penjahat siber akan segera bergeser ke serangan yang lebih personal
Kaspersky Lab, perusahaan keamanan komputer dan internet asal Rusia, melaporkan bahwa jumlah virus atau malware yang menyasar telepon seluler dan tablet bersistem Android naik hingga tiga kali lipat pada kuartal kedua 2012.
Dalam tiga bulan terakhir ditemukan lebih dari 14.900 program jahat yang menyerang perangkat-perangkat berbasis Android.
Hampir setengah dari program jahat itu digolongkan sebagai Trojan dengan multifungsi yang diprogram untuk mencuri data dari ponsel pintar, bisa mengunduh, dan menginstal program ke ponsel dari jarak jauh.
Seperempat dari virus jahat itu berasal dari pesan pendek atau SMS Trojan yang bisa mengirim pesan pendek ke nomor-nomor telepon premium tanpa disadari oleh pemiliknya dan 18 persen lagi merupakan "backdoor", virus yang bisa membajak ponsel Android sehingga bisa dikendalikan secara total oleh peretas.
"Di masa depan kami menduga bukan hanya malware tetapi virus yang lebih efektif dan berbahaya akan menyasar Android," kata Yuri Manestnikov, analis senior di Kapersky Lab.
"Menilai dari ancaman yang ada sekarang kami memperkirakan bahwa para penjahat siber akan segera bergeser ke serangan yang lebih personal (terfokus). Ketika malware memburu data-data rahasia dan menggunakannya untuk mencuri uang dari kartu kredit pemilik kartu kredit," prediksi Manestnikov.
Kaspersky Lab, perusahaan keamanan komputer dan internet asal Rusia, melaporkan bahwa jumlah virus atau malware yang menyasar telepon seluler dan tablet bersistem Android naik hingga tiga kali lipat pada kuartal kedua 2012.
Dalam tiga bulan terakhir ditemukan lebih dari 14.900 program jahat yang menyerang perangkat-perangkat berbasis Android.
Hampir setengah dari program jahat itu digolongkan sebagai Trojan dengan multifungsi yang diprogram untuk mencuri data dari ponsel pintar, bisa mengunduh, dan menginstal program ke ponsel dari jarak jauh.
Seperempat dari virus jahat itu berasal dari pesan pendek atau SMS Trojan yang bisa mengirim pesan pendek ke nomor-nomor telepon premium tanpa disadari oleh pemiliknya dan 18 persen lagi merupakan "backdoor", virus yang bisa membajak ponsel Android sehingga bisa dikendalikan secara total oleh peretas.
"Di masa depan kami menduga bukan hanya malware tetapi virus yang lebih efektif dan berbahaya akan menyasar Android," kata Yuri Manestnikov, analis senior di Kapersky Lab.
"Menilai dari ancaman yang ada sekarang kami memperkirakan bahwa para penjahat siber akan segera bergeser ke serangan yang lebih personal (terfokus). Ketika malware memburu data-data rahasia dan menggunakannya untuk mencuri uang dari kartu kredit pemilik kartu kredit," prediksi Manestnikov.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




