PT HOCL Beri Alat Pembuat Cairan Disinfektan ke RSUD Kembangan
Jumat, 25 September 2020 | 17:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT HOCL telah memberikan lima alat pembuat cairan disinfektan asal Korea Selatan kepada RSUD Kembangan untuk membantu mencegah penularan virus corona.
Rencananya, alat ini akan digunakan begitu ada pasien yang ingin berobat maupun menjalani perawatan di RSUD Kembangan. Tempat tidur dan ruang perawatan juga akan langsung didisinfeksi menggunakan alat ini.
Alat yang didistribusikan PT HOCL ini menerapkan metode elektrolisis. Untuk menggunakannya hanya membutuhkan 280 ml air keran lalu mencampurkannya dengan garam 0,3 gram. Setelah tombol otomatis terpencet, proses perubahan air keran bergaram menjadi asam hiploklorit.
Untuk menguji kandungan asamnya, air disinfektan kemudian disemprotkan ke sebuah kertas. Kertas yang bewarna ungu menandakan adanya kandungan asam hiplokorit. Semakin ungu warnanya, semakin tinggi asam tersebut yang akan mempercepat virus dan bakteri mati.
Saat menggunakan air keran, kertas sampel tidak kunjung berubah warna. Ini menandakan tidak adanya kandungan asam.
"Kalau produk yang kita dapat ini, membuatnya cukup mudah. Hanya air dan garam sedikit. Tunggu beberapa menit. Kalau buat disinfektan sendiri cukup ribet juga. Kalau ini, hanya dengan air keran," kata Kepala Humas PT HOCL Patrick Chandra saat mempraktikkan alat disinfektan di RSUD Kembangan, Kamis (24/9/2020).
Berbeda dari cairan disinfektan lainnya yang mengandung kadar alkohol tinggi, cairan yang dihasilkan alat ini aman untuk kulit sensitif.
"Alat ini bekerja dengan teknologi baru. Semoga bisa jadi solusi bagi masyarakat yang punya kulit sensitif," lanjut Patrick.
Dirinya menambahkan, alat yang sudah diuji oleh lab Sucofindo ini dinyatakan aman meskipun belum memiliki standar nasional Indonesia (SNI). Hal ini dikarenakan Indonesia belum mampu memproduksi alat tersebut, sehingga belum bisa dikategorikan SNI. Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengategorikan alat ini sebagai alat kebersihan.
"Terima kasih kepada +HOCL. Saya harapkan bisa membantu pencegahan penularan Covid-19," ungkap Kasie Pelayanan Media RSUD Kembangan dr Asih Permatasari saat menerima alat pembuat cairan disinfektan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




