Legislator Papua: Hentikan Konflik di Intan Jaya
Kamis, 8 Oktober 2020 | 10:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Legislator asal Papua, Yan Permenas Mandenas meminta kepada pemerintah dan TNI dan Polri untuk segera menghentikan konflik yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Hal itu disampaikan Yan setelah mendapat kabar seorang gembala gereja atau pewarta gereja Katolik Stasi Emondi, Paroki Bilogai di Distrik Sugapa, Agustinus Duwitau, tertembak.
"Ada apa sebenarnya di Intan Jaya? Kenapa terjadi konflik? Parahnya lagi kita tidak tahu siapa pelaku penembakan. Saya harap ini segera dihentikan," ungkap Yan, Kamis (8/10/2020).
Yan mengaku terkejut mendengar hamba Tuhan menjadi korban penembakan. Sebab pada pertengahan September 2020, Pendeta Yeremia Zanambani juga ditemukan tak bernyawa, lantaran tertembak dan pelakunya belum diketahui.
"Sampai sekarang kasus almarhum Pendeta Yeremia saja belum terungkap. Mengapa ada lagi yang harus jadi korban? Sebenarnya apa yang terjadi disana," ujar Yan.
Yan meminta pemerintah dan TNI Polri bertanggung jawab terhadap keamanan masyarakat yang ada di Intan Jaya. "Konflik seperti ini tak boleh dibiarkan begitu saja. Harus ada solusi konkret yang dilakukan pemerintah bersama TNI dan Polri. Jangan sampai peristiwa seperti ini berlarut-larut. Itu bisa membias ke daerah lain di Papua," tegas anggota Komisi I DPR ini.
Yan pun mempertanyakan sejauh mana Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) mengungkap sejumlah aksi penembakan yang terjadi di Intan Jaya, khususnya terhadap Pendeta Yeremia.
"Kita harap bersama tim TGPF bentukan pemerintah pusat bekerja ekstra untuk mengungkap kasus penembakan almarhum Pendeta Yeremia. Kerja dengan keterbukaan. Tak boleh ada yang ditutup-tutupi. Siapa yang ditemukan bersalah, harus dikatakan bersalah," kata Yan.
Yan mengaku akan segera ke Papua untuk melihat sejumlah isu yang terjadi, termasuk konflik di Intan Jaya. "Saya akan menyerap aspirasi mengenai isu-isu yang berkembang di Papua, agar mana yang bisa kami perjuangkan, kami perjuangkan," ucap politikus Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




