Jokowi Tak Kuasa Menahan Banjir
Jumat, 23 November 2012 | 14:47 WIB
Banjir datang lebih cepat dari yang telah diperkirakan.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak kuasa menahan banjir di ibu kota. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi banjir. Namun, banjir datang lebih cepat dari yang telah diperkirakan.
"Kami telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi banjir. Seperti melakukan pengerukan dan membuat tanggul. Tapi keduluan banjir," kata Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/11).
"Langkah antisipasi itu memang kurang optimal. Karena seharusnya dikerjakan bukan di musim hujan, agar pekerjaan optimal," ungkapnya.
Meski begitu, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai fasilitas untuk menolong korban banjir. "Salah satunya menyediakan perahu karet yang siap digunakan saat banjir besar," ujarnya.
Sementara soal kemacetan, yang belakangan semakin parah, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Dinas Perhubungan dan Polda Metro Jaya untuk membantu kelancaran lalu lintas.
"Kita sudah menempatkan petugas dari Polda Metro Jaya dan Dishub di sejumlah titik, untuk mengurai macet," ujarnya.
Seperti diketahui, Jakarta kembali disambangi bencana banjir, memasuki musim penghujan ini. Hingga Kamis (22/11), dilaporkan sebanyak 15 wilayah, di antaranya Ulujami, Bintaro dan Pondok Pinang terendam air bah.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak kuasa menahan banjir di ibu kota. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi banjir. Namun, banjir datang lebih cepat dari yang telah diperkirakan.
"Kami telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi banjir. Seperti melakukan pengerukan dan membuat tanggul. Tapi keduluan banjir," kata Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/11).
"Langkah antisipasi itu memang kurang optimal. Karena seharusnya dikerjakan bukan di musim hujan, agar pekerjaan optimal," ungkapnya.
Meski begitu, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai fasilitas untuk menolong korban banjir. "Salah satunya menyediakan perahu karet yang siap digunakan saat banjir besar," ujarnya.
Sementara soal kemacetan, yang belakangan semakin parah, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Dinas Perhubungan dan Polda Metro Jaya untuk membantu kelancaran lalu lintas.
"Kita sudah menempatkan petugas dari Polda Metro Jaya dan Dishub di sejumlah titik, untuk mengurai macet," ujarnya.
Seperti diketahui, Jakarta kembali disambangi bencana banjir, memasuki musim penghujan ini. Hingga Kamis (22/11), dilaporkan sebanyak 15 wilayah, di antaranya Ulujami, Bintaro dan Pondok Pinang terendam air bah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




